Selandia Baru tuntut permohonan maaf Jepang

Selasa, 11 Februari 2014 - 21:07 WIB
Selandia Baru tuntut...
Selandia Baru tuntut permohonan maaf Jepang
A A A
Sindonews.com – Perdana Mentri Selandia Baru, John Key, menuntut permintaan maaf pemerintah Jepang atas masuknya kapal penangkap ikan paus Jepang, Shonan Maru 2 ke Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Selandia Baru.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negri Selandia Baru telah memanggil Duta Besar Jepang untuk Selandia Baru, Yasuaki Nogawa, untuk memberikan pernyataan keras terhadap insiden yang terjadi pada Jumat lalu. Kejadian tersebut dianggap sebagai tindakan yang tidak sopan dan licik.

Key mengatakan, ia akan sepenuhnya mendukung tuntutan permintaan maaf dari Pemerintah Jepang atas penerobosan tersebut. Saat ditanya oleh wartawan setempat apakah Jepang harus segera meminta maaf, Key menjawab, “Itu akan menjadi lebih baik”.

"Kami sebelumnya sudah cukup kesal tentang insiden kapal Jepang yang masuk ke ZEE Selandia Baru. Kita akan lihat apa yang terjadi dari sini. Tapi, apakah ada permintaan maaf, kami akan menunggu dan melihat," ungkap Key kepada wartawan, Selasa (11/2/2014).

Kementerian Luar Negeri Selandia Baru, seperti dilansir dari news.com.au mengatakan, kapal Jepang itu memang tidak memasuki perairan teritorial Selandia Baru, yang memangjang 12 mil laut dari pantai. Tapi, Shonan Maru telah melanggar ZEE, yang mencakup 12-200 mil laut lepas pantai.
(esn)
Berita Terkait
Angkat Keberagaman,...
Angkat Keberagaman, Ardern Tunjuk Wanita Maori Bertato hingga Pria Gay Dalam Kabinetnya
Bulan Depan, Selandia...
Bulan Depan, Selandia Baru Kembali Gelar Turnamen Tenis
Tersesat, Pinguin Antartika...
Tersesat, Pinguin Antartika Ini Berenang 3.000 km ke Selandia Baru
Selandia Baru Heboh,...
Selandia Baru Heboh, Kelelawar Menangkan Kontes Burung Tahunan
Negara Paling Damai...
Negara Paling Damai di Tahun 2022 Menurut Global Peace Index
Pelaku Penembakan Polisi...
Pelaku Penembakan Polisi Selandia Baru Tertangkap
Berita Terkini
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
13 menit yang lalu
Menlu Araghchi: Pengkhianatan...
Menlu Araghchi: Pengkhianatan di Balik Pembunuhan Khamenei Berdampak pada Pengambilan Keputusan
1 jam yang lalu
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
2 jam yang lalu
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
3 jam yang lalu
AS Akan Rebut Pulau...
AS Akan Rebut Pulau Kharg, Iran: Kita Akan Menyambut
4 jam yang lalu
Mengapa Amerika Tak...
Mengapa Amerika Tak Pernah Mengusik Nuklir Pakistan? Ini Alasan Sebenarnya
5 jam yang lalu
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved