Dikepung, Yingluck ibarat memerintah pakai remote

Sabtu, 18 Januari 2014 - 18:57 WIB
Dikepung, Yingluck ibarat...
Dikepung, Yingluck ibarat memerintah pakai remote
A A A
Sindonews.com - Perdana Menteri Thailand, Yingluck Shinawatra, tidak lagi bekerja di kantornya sendiri, sejak beberapa hari terakhir. Maklum, kantornya sudah dikepung para demonstran yang ingin melengserkannya.

Saban hari, dia hanya bisa bergerak di dalam Kementerian Pertahanan. Dia juga hanya bisa menyakikan perkembangan situasi di Bangkok melalaui layar televisi. Para demonstran telah mengambil alih kantong kunci sentral Bangkok. Mereka membentuk barikade untuk menghalangi siapa pun yang bukan dari kubu mereka.

Mereka juga tidak henti-hentinya menekan Yingluck, dengan terus berdemo dan menginjak-injak billboard bergambar Yingluck. Perdana Menteri Thailand itu sendiri tidak dapat memerintahkan polisi untuk bertindak keras, karena takut memicu kudeta militer.

Dalam situasi terkepung, Yingluck tidak ingin terlihat lemah. ”Tetap tenang. Dan tetap tenang," kata Yingluck, berkedip dan tersenyum singkat saat ia naik lift di kantor Kementerian Pertahanan, awal pekan ini. Di kantor itulah, dia menjalankan roda pemerintahannya, seperti memantau krisis dan membahas strategi dengan para penasihat senior.

”Kami harus beradaptasi. Dengan cara itu, kita bekerja. Saya memerintahkan setiap kementerian harus beradaptasi,” ujar Yingluck Kamis lalu.”Ini seperti kita bekerja dengan remote.”

Sang pemimpin demo, Suthep Thaugsuban, berani bersumpah untuk "menangkap " Yingluck dan para anggota kabinetnya dalam minggu terakhir ini Tapi, ancaman seperti itu dianggap angina lalu oleh Yingluck.”Saya tidak pergi ke mana-mana. Itu anggap saja tidak berbahaya,” ujar Yingluck yang menjawab pertanyaan wartawan tentang kondisi keselamatannya.
(mas)
Berita Terkait
Siapa Sirikit? Ibu Suri...
Siapa Sirikit? Ibu Suri Thailand yang Bergaya Hidup Glamor dan Dipuja Rakyatnya
Bagaimana Thailand Menjadi...
Bagaimana Thailand Menjadi Negara Sakit di Asia?
Pendukung Raja Thailand...
Pendukung Raja Thailand Tolak Reformasi Konstitusi
Experience Thailand...
Experience Thailand 2026 Jadi Ajang Promosi Produk Thailand di Tengah Ketatnya Pasar Impor Indonesia
Bentrok Terparah Pecah...
Bentrok Terparah Pecah di Thailand, Lebih dari 41 Demonstran Terluka
Lagu Mother of the Land...
Lagu Mother of the Land dan The Delicate Hand Didedikasikan untuk Mendiang Ratu Sirikit
Berita Terkini
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
19 menit yang lalu
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
1 jam yang lalu
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
1 jam yang lalu
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS di Suriah, Hancurkan Radar dan Helikopter
2 jam yang lalu
Presiden Israel Ingin...
Presiden Israel Ingin Berdamai dengan Arab Saudi: Saya Menghormati Mohammed bin Salman
2 jam yang lalu
Israel Marah atas Runtuhnya...
Israel Marah atas Runtuhnya Dukungan AS, Padahal Sudah Bayar Buzzer Rp26,8 Miliar Per Bulan
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Tetap Pakai...
10 Negara Tetap Pakai Iron Dome Meski Dinilai Kurang Efektif
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved