Rusia: Arafat tewas bukan karena diracun

Kamis, 26 Desember 2013 - 21:08 WIB
Rusia: Arafat tewas...
Rusia: Arafat tewas bukan karena diracun
A A A
Sindonews.com – Mantan pemimpin Palestina, Yasser Arafat meninggal karena sebab alamiah dan bukan karena keracunan radioaktif. Demikian dinyatakan oleh Lembaga Forensik Rusia yang menguji sampel dari jenazah Arafat, Kamis (26/12/2013).

Seperti dilaporkan kantor berita Rusia, Interfax, temuan Rusia ini sama dengan hasil uji sampel yang dilakukan oleh ilmuwan Perancis pada awal bulan ini. Menurut ilmuwan Perancis, Arafat yang wafat pada 2004 lalu tidak meninggal akibat polonium radioaktif.

"Yasser Arafat meninggal bukan akibat efek radiasi, tetapi karena sebab-sebab alamiah," ujar Vladimir Uiba, kepala Federal Medico-Biological Agency (FMBA).

Arafat meninggal pada usia 75 tahun di Perancis, setelah menjalani perawatan selama 4 pekan. Sebelumnya, ia dilaporkan jatuh sakit di rumahnya, di Ramallah, Tepi Barat. Penyebab resmi kematian adalah stroke besar. Tapi, dokter-dokter Perancis dokter mengatakan, mereka tidak dapat menentukan asal penyakitnya.

Pihak Palestina dan janda Arafat masih tetap meyakini kalau pemimpin legendaris Palestina itu wafat karena diracuni oleh Israel. Pihak Israel sendiri telah membantah keras kalau mereka memiliki andil dalam kematian Arafat.
(esn)
Berita Terkait
Rusia Tuding AS Memiliki...
Rusia Tuding AS Memiliki Eksperimen di Palestina
Rusia: Masalah Palestina...
Rusia: Masalah Palestina Masih Sangat Akut
Bela Rusia, Tokoh Berpengaruh...
Bela Rusia, Tokoh Berpengaruh Palestina Tewas dalam Perang Ukraina
Menlu Palestina Berharap...
Menlu Palestina Berharap Rusia Jadi Mediator Perdamaian
Rusia Desak Penghentian...
Rusia Desak Penghentian Kekerasan di Yerusalem Timur
Hamas, Fatah, dan Kelompok...
Hamas, Fatah, dan Kelompok Palestina Lainnya Berunding di Rusia
Berita Terkini
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Hormuz
24 menit yang lalu
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
1 jam yang lalu
Eks Presiden Iran Ahmadinejad...
Eks Presiden Iran Ahmadinejad Sangkal Laporan Agen Mossad Ingin Merekrutnya
1 jam yang lalu
Pertahanan Udara Arab...
Pertahanan Udara Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi
2 jam yang lalu
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
3 jam yang lalu
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
5 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved