Diadili di Pakistan, Musharraf: Saya tak akan lari

Selasa, 24 Desember 2013 - 11:06 WIB
Diadili di Pakistan,...
Diadili di Pakistan, Musharraf: Saya tak akan lari
A A A
Sindonews.com - Mantan penguasa Pakistan, Jenderal Pervez Musharraf, dijadwalkan untuk menjalani persidangan hari ini (24/12/2013), di pengadilan khusus di Islamabad. Dia akan diadili dengan tuduhan pengkhianatan.

Kemarin, pihak pengadilan di Pakistan menyatakan tidak bisa untuk mengeluarkan perintah larangan bepergian kepada mantan penguasa militer Pakistan itu. Musharraf sendiri mengklaim, dia akan menghadapi semua tuduhan, dan tidak akan lari. “Saya akan menghadapi semua kasus. Saya tidak akan lari,” katanya seperti dikutip BBC.

Tuduhan pengkhianatan merujuk pada keputusan kontroversialnya pada tahun 2007. Di mana, kala itu Musharraf sebagai penguasa Pakistan menangguhkan konstitusi dan memberlakukan keadaan darurat.

Musharraf yang juga terlibat dalam sejumlah kasus lain, menyebut semua tuduhan yang dialamatkan kepadanya bermotif politik. Mantan penguasa Pakistan berusia 70 tahun itu, juga akan menghadapi tuduhan pembunuhan.

Dia merupakan mantan penguasa militer Pakistan yang pertama yang diadili atas tuduhan pengkhianatan.Musharraf merebut kekuasaan dalam kudeta militer pada tahun 1999 dan menjadi presiden sampai tahun 2008. Dia dipaksa lengser, setelah pemerintahan baru terbentuk melalui pemilu demokratis.

Musharraf menggulingkan Perdana Menteri Nawaz Sharif dalam kudeta tak berdarah. Setelah mengundurkan diri tahun 2008, dia meninggalkan Pakistan dan tinggal di pengasingan di London dan Dubai.

Dia kembali ke Pakistan Maret lalu untuk memimpin partainya untuk ikut pemilu. Namun, partainya didiskualifikasi, karena terkait jejak rekam Musharraf saat berkuasa.

Beberapa hari sebelum sidang, dia mengklaim tindakannya selama berkuasa itu benar. ”Apa pun yang saya lakukan adalah untuk kemajuan dan kesejahteraan Pakistan dan rakyatnya,” ujarnya.
(mas)
Berita Terkait
Indonesia Kirimkan Bantuan...
Indonesia Kirimkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Pakistan
Ledakan Bom Bunuh Diri...
Ledakan Bom Bunuh Diri Dekat Pos Pemeriksaan Keamanan di Pakistan Barat
Buntut Kecelakaan Pesawat...
Buntut Kecelakaan Pesawat PIA, Pakistan Larang Terbang 262 Pilot
Gagal di Medan Perang,...
Gagal di Medan Perang, Pakistan Tuding India Dalangi Serangan Teror yang Tewaskan 5 Orang
Airbus Mulai Selidiki...
Airbus Mulai Selidiki Kecelakaan Pesawat di Pakistan
Korban Selamat Pesawat...
Korban Selamat Pesawat PIA: Yang Saya Lihat Hanya Api
Berita Terkini
Maroko Tandatangani...
Maroko Tandatangani Perjanjian dengan Dewan Perdamaian untuk Gabung Pasukan Internasional Gaza
44 menit yang lalu
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
3 jam yang lalu
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
3 jam yang lalu
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
4 jam yang lalu
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
5 jam yang lalu
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved