Jepang pasok amunisi ke tentara Korsel di Sudan Selatan

Senin, 23 Desember 2013 - 17:44 WIB
Jepang pasok amunisi...
Jepang pasok amunisi ke tentara Korsel di Sudan Selatan
A A A
Sindonews.com – Jepang mengirim amunisi untuk pasukan penjaga perdamaian asal Korea Selatan (Korsel) yang tengah bertugas di Sudan Selatan. Pengiriman amunisi oleh Jepang itu, merupakan yang pertama kali sejak Perang Dunia II.

Pengiriman amunisi itu, juga mempertimbangkan situasi di Sudan Selatan yang mencekam. Di mana, pertempuran sengit pecah antara pasukan kubu Presiden Sudan Selatan, Salva Kiir dengan pasukan pendukung Riek Machar, tokoh yang dipecat sebagai wakil presiden.

Mengutip laman kantor berita Jepang, Kyodo, Senin (23/12/2013), pasukan penjaga perdamaian Jepang terlibat dalam operasi non - tempur di negara Afrika itu. Namun, Jepang mengirim 10.000 butir amunisi untuk tentara Korsel yang juga bertugas di Sudan Selatan.

Media Jepang itu melaporkan, keputusan pengiriman amunisi itu muncul pada pertemuan darurat Dewan Keamanan Nasional Jepang yang dipimpin oleh Perdana Menteri Shinzo Abe hari ini. Keputusan itu sekaligus untuk merespons permintaan Korsel.

Pertempuran telah pecah di Sudan Selatan sejak 15 Desember 2013 , setelah Presiden Salva Kiir menuduh mantan Wakil Presiden Riek Machar melakukan upaya kudeta, tapi gagal.

”Sekitar 350 tentara Jepang dikerahkan di Sudan Selatan dalam operasi non-tempur. Seperti terlibat dalam pembangunan dan menjaga infrastruktur,” bunyi laporan stasiun televisi Asahi.

Pihak Korsel sendiri telah meminta tim Misi PBB di Sudan Selatan memasok amunisi dalam jumlah besar, karena khawatir perang saudara akan meluas. Kementerian Pertahanan Korsel mengatakan, 280 pasukan Korsel bertugas di Kota Bor, yang berjarak sekitar 170 km dari utara Ibukota Juba.
(mas)
Berita Terkait
Pemerintah dan Kelompok...
Pemerintah dan Kelompok Bersenjata Sudan Capai Kesepakatan Damai
Banjir di Sudan Semakin...
Banjir di Sudan Semakin Parah, Sebanyak 4.000 Rumah Hancur
Pemberontak RSF Dituding...
Pemberontak RSF Dituding Tutupi Skandal Genosida dengan Bakar dan Kubur Jenazah
Siapa Pemimpin Konflik...
Siapa Pemimpin Konflik Sudan?
Pemimpin Faksi yang...
Pemimpin Faksi yang Bertikai di Sudan Setujui Gencatan Senjata 7 Hari
Tentara Sudan Kuasai...
Tentara Sudan Kuasai Istana Kepresidenan, Pemberontak Masih Tebar Ancaman
Berita Terkini
Maroko Tandatangani...
Maroko Tandatangani Perjanjian dengan Dewan Perdamaian untuk Gabung Pasukan Internasional Gaza
41 menit yang lalu
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
3 jam yang lalu
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
3 jam yang lalu
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
4 jam yang lalu
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
5 jam yang lalu
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
5 jam yang lalu
Infografis
8 Negara yang Warganya...
8 Negara yang Warganya Paling Kurus di Dunia, Salah Satunya Jepang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved