Pakistan bantah Menhan AS ancam tangguhkan bantuan
Kamis, 12 Desember 2013 - 23:07 WIB
Pakistan bantah Menhan AS ancam tangguhkan bantuan
A
A
A
Sindonews.com – Pemerintah Pakistan ada Kamis (12/12/2013), membantah laporan media Amerika Serikat (AS), yang menyebut Menteri Pertahanan AS, Chuck Hagel, telah mengancam penangguhan bantuan senilai jutaan dolar bagi Pakistan, jika rute utama pasokan untuk pasukan NATO di Afghanistan tidak dibuka kembali.
Menurut laporan media AS, Hagle mengatakan kepada para pemimpin Pakistan, bahwa jika mereka tidak menyelesaikan protes penghentian pengiriman, bisa jadi sulit untuk mempertahankan dukungan politik di Washington untuk program bantuan berkelanjutan bagi Pakistan.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Pakistan, Ahmed Chaudhry Aizaz, menolak laporan tersebut dan menyebutnya sebagai laporan tak berdasar. Menurutnya, Pakistan telah melanjutkan pengiriman pasokan NATO melalui rute selatan.
"Menhan AS Chuck Hegel mengadakan pembicaraan positif dengan Pemimpinan Pakistan selama kunjungan baru-baru ini," kata Aizaz, seperti dikutip dari Xinhua. Menurutnya, kedua belah pihak membahas berbagai macam masalah, termasuk drone, pasokan NATO, dan proses rekonsiliasi Afghanistan.
Aizaz Chaudhry mengatakan Pakistan dan Amerika Serikat memiliki perbedaan pendapat tentang serangan drone AS di wilayah Pakistan. “Ada banyak daerah di mana Pakistan dan AS memiliki konvergensi kepentingan. Secara keseluruhan, hubungan Pakistan dan AS berada di lintasan positif,” lanjutnya.
Menurut laporan media AS, Hagle mengatakan kepada para pemimpin Pakistan, bahwa jika mereka tidak menyelesaikan protes penghentian pengiriman, bisa jadi sulit untuk mempertahankan dukungan politik di Washington untuk program bantuan berkelanjutan bagi Pakistan.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Pakistan, Ahmed Chaudhry Aizaz, menolak laporan tersebut dan menyebutnya sebagai laporan tak berdasar. Menurutnya, Pakistan telah melanjutkan pengiriman pasokan NATO melalui rute selatan.
"Menhan AS Chuck Hegel mengadakan pembicaraan positif dengan Pemimpinan Pakistan selama kunjungan baru-baru ini," kata Aizaz, seperti dikutip dari Xinhua. Menurutnya, kedua belah pihak membahas berbagai macam masalah, termasuk drone, pasokan NATO, dan proses rekonsiliasi Afghanistan.
Aizaz Chaudhry mengatakan Pakistan dan Amerika Serikat memiliki perbedaan pendapat tentang serangan drone AS di wilayah Pakistan. “Ada banyak daerah di mana Pakistan dan AS memiliki konvergensi kepentingan. Secara keseluruhan, hubungan Pakistan dan AS berada di lintasan positif,” lanjutnya.
(esn)