PM Thailand nyerah pada rakyat, parlemen dibubarkan

Senin, 09 Desember 2013 - 09:42 WIB
PM Thailand nyerah pada...
PM Thailand nyerah pada rakyat, parlemen dibubarkan
A A A
Sindonews.com – Gelombang demonstrasi di Thailand selama sepekan lebih telah membuat Perdana Menteri Thailand, Yingluck Shinawatra menyerah. Dia pada Senin (9/12/2013), mengatakan, akan membubarkan parlemen dan menggelar pemilu untuk memenuhi tuntutan demonstran.

”Pada tahap ini, ketika ada banyak orang yang menentang pemerintah dari berbagai kelompok, cara terbaik adalah untuk memberikan kembali kekuatan untuk rakyat Thailand dan mengadakan pemilu,” kata Yingluck, seperti dikutip Reuters.

”Jadi orang Thailand yang akan memutuskan,” lanjut Yingluck dalam pidato di stasiun televisi setempat, sebagai respon terhadap demonstran yang kembali beraksi di Bangkok.

Sebelumnya, Yingluck mengesampingkan kemungkinan kembalinya Thaksin Shinawatra, yang tak lain kakak kandung Yingluck, untuk kembali menduduki kekuasaan di Thailand. Dia menegaskan, Thaksin ingin Thailand menjadi negara demokratis dan damai.

"Saat ini, saya tidak berpikir ia (Thaksin) ingin terus dengan karir politik. Ia ingin melihat keadilan untuk semua orang, untuk memastikan bahwa kita dapat bekerja sama dan menemukan solusi jangka panjang untuk Thailand,” ujarnya.

Para demonstran di Bangkok, rencananya hari ini kembali menggelar demo besar-besaran. Mereka menyatakan, hari Senin ini akan menjadi “hari penghakiman” untuk kubu pemerintah pimpinan Yingluck.

Demonstrasi besar-besaran di Thailand, dipicu usulan RUU Amnesti yang diusung Partai Puea Thai (partai berkuasa), yang merupakan partai pendukung Yinglcuk. Namun, kelompok oposisi curiga, RUU itu sebagai siasat Yinglcuk untuk membebaskan bekas PM Thaksin Shinawatra (kakak Yingluck) dari kasus korupsi tahun 2008. Thaksin kini berada di pengasingan
(mas)
Berita Terkait
Siapa Sirikit? Ibu Suri...
Siapa Sirikit? Ibu Suri Thailand yang Bergaya Hidup Glamor dan Dipuja Rakyatnya
Bagaimana Thailand Menjadi...
Bagaimana Thailand Menjadi Negara Sakit di Asia?
Pendukung Raja Thailand...
Pendukung Raja Thailand Tolak Reformasi Konstitusi
Experience Thailand...
Experience Thailand 2026 Jadi Ajang Promosi Produk Thailand di Tengah Ketatnya Pasar Impor Indonesia
Bentrok Terparah Pecah...
Bentrok Terparah Pecah di Thailand, Lebih dari 41 Demonstran Terluka
Lagu Mother of the Land...
Lagu Mother of the Land dan The Delicate Hand Didedikasikan untuk Mendiang Ratu Sirikit
Berita Terkini
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
7 menit yang lalu
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
1 jam yang lalu
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
2 jam yang lalu
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
3 jam yang lalu
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
5 jam yang lalu
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
6 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved