Militer Bangkok: Tidak akan ada kudeta

Rabu, 04 Desember 2013 - 14:35 WIB
Militer Bangkok: Tidak...
Militer Bangkok: Tidak akan ada kudeta
A A A
Sindonews.com - Para demonstran anti-pemerintah yang berupaya menggulingkan Perdana Menteri Yingluck Shinawatra kembali mendatangi markas besar polisi di Bangkok, Rabu (4/12/2013). Sementara itu, pihak militer menegaskan tidak akan intervensi dan meyakinkan publik tidak akan ada kudeta.

Pihak militer menolak untuk intervensi dalam krisis politik di Thailand, sebab, mereka menganggap situasi di Thailand sudah mereda. Kepala Angkatan Laut, Laksamana Narong Pipathanasai mengatakan, bahwa dia dan Kepala Angkatan Darat dan Udara telah bertemu. Hasilnya, semua sepakat untuk tidak melakukan intervensi.

”Semua orang setuju bahwa pasukan militer tidak akan mengambil peran utama dalam situasi ini dan tidak akan ada kudeta, karena kami percaya ketegangan mereda dan semuanya akan kembali normal segera,” katanya kepada wartawan, seperti dikutip Reuters.

Sedangkan para demonstran, menegaskan pertarungan dengan kubu pemerintah belum berakhir. Suthep Thaugsuban, 64, pemimpin demo mengatakan, demonstrasi akan berhenti sejenak Kamis (4/12/2013) besok. Karena bertepatan dengan hari ulang tahun ke-86 Raja Bhumibol Adulyadej. Raja Thailand itu, sangat dihormati rakyat Thailand, termasuk para demonstran anti-pemerintah.

”Kami akan memulai perjuangan kita lagi pada 6 Desember 2013. Kita akan mulai berjuang setiap hari sampai kita mendapatkan kemenangan,” katanya dalam pidato kepada para pendukungnya, kemarin.

Suthep, 64, yang mengundurkan diri sebagai anggota parlemen dari Partai Demokrat (oposisi) memilih memimpin demo besar di Thailand, dan mendesak Yingluck mundur. Namun Perdana Menteri Yingluck Shinawatra, menolak tuntutan itu, karena tidak konstitusional.

Demonstrasi besar-besaran itu dipicu usulan RUU Amnesti yang diusung Partai Puea Thai (partai berkuasa), yang merupakan partai pendukung Yinglcuk. Namun, kelompok oposisi curiga, RUU itu sebagai siasat Yinglcuk untuk membebaskan bekas PM Thaksin Shinawatra (kakak Yingluck) dari kasus korupsi tahun 2008. Thaksin kini berada di pengasingan.
(mas)
Berita Terkait
Siapa Sirikit? Ibu Suri...
Siapa Sirikit? Ibu Suri Thailand yang Bergaya Hidup Glamor dan Dipuja Rakyatnya
Bagaimana Thailand Menjadi...
Bagaimana Thailand Menjadi Negara Sakit di Asia?
Pendukung Raja Thailand...
Pendukung Raja Thailand Tolak Reformasi Konstitusi
Experience Thailand...
Experience Thailand 2026 Jadi Ajang Promosi Produk Thailand di Tengah Ketatnya Pasar Impor Indonesia
Bentrok Terparah Pecah...
Bentrok Terparah Pecah di Thailand, Lebih dari 41 Demonstran Terluka
Lagu Mother of the Land...
Lagu Mother of the Land dan The Delicate Hand Didedikasikan untuk Mendiang Ratu Sirikit
Berita Terkini
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
1 jam yang lalu
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
2 jam yang lalu
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
3 jam yang lalu
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
4 jam yang lalu
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
5 jam yang lalu
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
6 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved