Bela Jepang, media China kecam Wapres AS

Rabu, 04 Desember 2013 - 10:19 WIB
Bela Jepang, media China...
Bela Jepang, media China kecam Wapres AS
A A A
Sindonews.com – Media Pemerintah China mengecam komentar Wakil Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, yang dianggap terlalu membela Jepang dalam sengketa Laut China Timur. Biden dianggap tidak bisa membuat banyak kemajuan untuk meredam ketegangan antara China dan Jepang jika mengulang komentar yang dinilai keliru itu.

Beijing telah mengklaim blok udara di Laut China Timur yang disengketakan dengan Jepang selama berbulan-bulan. Namun, kemarin, Biden berkomentar bahwa, AS berkewajiban untuk membela Jepang untuk mengendalikan pulau-pulau yang diklaim Tokyo. Komentar Biden itu dianggap bias, karena dia juga menegaskan, bahwa AS tidak mau terseret dalam konflik China dan Jepang.

Usai berkunjung ke Tokyo, Biden dijadwalkan bertemu Presiden China Xi Jinping dan Wakil Presiden Li Yuanchao di Beijing hari ini, sebelum terbang ke Seoul. ”Tapi, dia (Biden) seharusnya tidak mengharapkan kemajuan substansial jika dia datang hanya untuk mengulangi komentar pemerintahnya yang keliru dan sepihak,” tulis China Daily, seperti dikutip Reuters, Kamis (4/12/2013).

”Jika AS benar-benar berkomitmen untuk menurunkan ketegangan di wilayah (Laut China Timur), pertama kali yang dilakukan harus berhenti membela Tokyo. Harus berhenti mendukung Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe yang memicu provokasi,” lanjut laporan media Pemerintah China itu.

Saat berada di Tokyo kemarin, Biden menyerukan Jepang dan China untuk mencari solusi gunna meredam ketegangan. China Daily juga menulis, bahwa Washington telah mengambil posisi dengan berpihak pada Tokyo dalam sengketa Laut China Timur. ”Biden perlu diingatkan bahwa Jepang memegang kunci untuk damai dan menyelesaikan sengketa Laut Cina Timur,” imbuh laporan media China itu.
(mas)
Berita Terkait
Anggap China Jadi Ancaman,...
Anggap China Jadi Ancaman, Menhan Jepang: Kita Hadapi Tantangan Baru
Jepang Sebut Niat Militer...
Jepang Sebut Niat Militer China Tidak Jelas, Timbulkan Ancaman Serius
Sanae Takaichi Menang,...
Sanae Takaichi Menang, China Meradang, Ada Apa Gerangan?
China Bebaskan Tersangka...
China Bebaskan Tersangka Mata-mata Jepang dari Penjara
Silakan Pilih: China...
Silakan Pilih: China dan Jepang Ultimatum Warga Negara Ganda
Ribut dengan China,...
Ribut dengan China, Jepang Siap Kerahkan Rudal ke Dekat Taiwan
Berita Terkini
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
1 jam yang lalu
Iran Akui Melakukan...
Iran Akui Melakukan Kesalahan Menembaki Kapal Tanker di Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
2 jam yang lalu
Bagaimana Rencana Baru...
Bagaimana Rencana Baru Iran Bunuh Trump Terungkap?
3 jam yang lalu
AS dan Iran Akan Kembali...
AS dan Iran Akan Kembali ke Meja Perundingan, tapi Trump punya 1 Syarat, Apa Itu?
4 jam yang lalu
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
5 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved