Libya coba revisi UU agar lebih Islami

Jum'at, 15 November 2013 - 14:12 WIB
Libya coba revisi UU...
Libya coba revisi UU agar lebih Islami
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Libya berusaha untuk merevisi undang-undang (UU) agar lebih sesuai dengan hukum Syariah. Demikian isi dokumen yang tujukan oleh Kementrian Kehakiman Libya kepada AFP, Kamis (14/11/2013).

Dalam dokumen tersebut disebutkan, bahwa pembentukan sebuah komite untuk merevisi UU dan mengusulkan amandemen yang tidak akan bertentangan dengan aturan dasar dan peraturan hukum Islam. Komite kuat 16 tersebut akan dinominasi oleh Mahkamah Agung dan Mufti (seorang ahli syariah).

Badan legislatif akan melakukan amandemen dengan hasil revisi komite tersebut, sebelum akhirnya diadopsi oleh Kongres Nasional Libya.

Hukum pembatasan poligami merupakan salah satu yang direvisi, hukum yang mengatur tentang poligami sebelumnya diberlakukan dengan ketat oleh rezim diktator Muammar Qaddafi yang digulingkan dan dibunuh pada 2011 lalu. Hukum tersebut dihapuskan setelah revolusi.

Rencana Kementerian Kehakiman Libya nampaknya ditujukan untuk memenuhi tuntutan kelompok Salafis, atau ekstrimis Sunni, kelompok yang telah menuai kekerasan di negara Afrika Utara. Hukum Syariah hanyalah salah satu dari sejumlah isu kunci, termasuk status perempuan dan minoritas yang harus dibahas dalam konstitusi Libya di masa depan.

Ajaran konservatif Islam yang berakar di Libya dan analis percaya bahwa konstitusi baru Libya akan mendapat pengaruh kuatnya hukum syariah dan juga disetir oleh ekstremisme.
(esn)
Berita Terkait
Delapan Kuburan Massal...
Delapan Kuburan Massal Ditemukan di Libya, PBB Serukan Penyelidikan
Mengapa Bencana Banjir...
Mengapa Bencana Banjir di Libya seperti Tsunami?
Satelit Rekam Badai...
Satelit Rekam Badai Mediterania yang Langka Penyebab Banjir Libya
6 Fakta Banjir Mengerikan...
6 Fakta Banjir Mengerikan Libya: 6.000 Orang Tewas, Mayat-mayat Berserakan
Melonjak Tajam, Korban...
Melonjak Tajam, Korban Tewas Banjir Libya Tembus 11.300 Jiwa
Dahsyatnya Banjir Libya,...
Dahsyatnya Banjir Libya, Mayat-mayat Terdampar di Pantai
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
3 jam yang lalu
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
4 jam yang lalu
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
5 jam yang lalu
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
6 jam yang lalu
Presiden Lebanon Aoun...
Presiden Lebanon Aoun Peringatkan Kesepakatan Gencatan Senjata sebagai Kesempatan Terakhir
7 jam yang lalu
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
8 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved