Taliban Pakistan tunjuk Mullah Fazalullah sebagai pemimpin
Jum'at, 08 November 2013 - 01:41 WIB
Taliban Pakistan tunjuk Mullah Fazalullah sebagai pemimpin
A
A
A
Sindonews.com – Taliban Pakistan pada Kamis (7/11/2013), menunjuk Mullah Fazalullah sebagai pemimpin baru mereka. Penunjukan ini dilakukan enam hari setelah pemimpin mereka sebelumnya, Hakimullah Mehsud, tewas dalam serangan pesawat tak berawak Amerika Serikat.
Juru Bicara Taliban Pakistan, Shahidullah Shahid, mengatakan kepada media melalui telepon, bahwa Fazalullah diangkat pada pertemuan komandan senior yang bertemu di sebuah lokasi rahasia di Waziristan Utara.
Fazalullah, yang memimpin serangan berdarah terhadap pasukan keamanan di barat laut lembah Swat pada 2008-2009, sempat melarikan diri ke Afghanistan dan bergabung kembali pejuang Taliban di Pakistan.
Para pejabat keamanan Pakistan mengatakan, Fazalullah yang juga dikenal sebagai Mullah radio, beroperasi dari provinsi Nuristan, Afghanistan dan telah melakukan beberapa serangan terhadap pasukan Pakistan di wilayah perbatasan.
Seperti dilaporkan Xinhua, para analis mengatakan, bahwa penunjukan Fazalullah bisa menyulitkan proses dialog yang diusulkan dengan pemerintah, karena ia dianggap sebagai salah satu kelompok garis keras di antara pemimpin Taliban Pakistan.
Juru Bicara Taliban Pakistan, Shahidullah Shahid, mengatakan kepada media melalui telepon, bahwa Fazalullah diangkat pada pertemuan komandan senior yang bertemu di sebuah lokasi rahasia di Waziristan Utara.
Fazalullah, yang memimpin serangan berdarah terhadap pasukan keamanan di barat laut lembah Swat pada 2008-2009, sempat melarikan diri ke Afghanistan dan bergabung kembali pejuang Taliban di Pakistan.
Para pejabat keamanan Pakistan mengatakan, Fazalullah yang juga dikenal sebagai Mullah radio, beroperasi dari provinsi Nuristan, Afghanistan dan telah melakukan beberapa serangan terhadap pasukan Pakistan di wilayah perbatasan.
Seperti dilaporkan Xinhua, para analis mengatakan, bahwa penunjukan Fazalullah bisa menyulitkan proses dialog yang diusulkan dengan pemerintah, karena ia dianggap sebagai salah satu kelompok garis keras di antara pemimpin Taliban Pakistan.
(esn)