Korsel: Korut aktifkan kembali reaktor nuklirnya

Selasa, 08 Oktober 2013 - 20:41 WIB
Korsel: Korut aktifkan...
Korsel: Korut aktifkan kembali reaktor nuklirnya
A A A
Sindonews.com - Agen mata-mata Korea Selatan (NIS) menegaskan, Korea Utara (Korut) telah mengaktifkan kembali reaktor nuklir Yongbyon yang sempat ditutup pada 2007 silam, Selasa (8/10/2013). Reaktor tersebut dicurigai dapat membantu meningkatkan program senjata nuklir Korut.

Seperti diketahui, pada Juli 2007, demi mandapatkan bantuan dari pihak asing, Korut dengan enam negara kekuatan dunia sepakat untuk menutup reaktor Yongbyon. Kemudian pada musim panas berikutnya, Korut menghancurkan menara pendingin reaktor nuklir tersebut.

Anggota parlemen Korsel mengatakan kepada awak media, bahwa mereka baru saja melakukan pertemuan tertutup dengan komite intelijen. Dalam pertemuan itu, NIS mempresentasikan sebuah laporan. Disebutkan, reaktor nuklir Yongbyon yang mampu menghasilkan energi sebesar 5 megawatt itu kembali beroperasi. Sayangnya, belum ada pejabat NIS yang bersedia dimintai komentar soal laporan tersebut.

Beberapa waktu kemudian, Institut AS-Korea di Universitas Johns Hopkins di Baltimore berspekulasi, bahwa Korut telah mengaktifkan kembali reaktor nuklir Yongbyon. "Berdasarkan hasil pengambilan gambar satelit pada 19 september lalu, nampak reaktor plutonium telah melepaskan limbah air panas ke sungai melalui pipa pembuangan baru," sebut isi laporan Institut AS-Korea di Universitas Johns Hopkins.

Keberadaan pipa pembuangan itu sangat penting untuk mempertahankan suhu yang aman di reaktor. Hasil pengambilan gambar tersebut menunjukan adanya perkembangan kegiatan reaktor nuklir Yongbyon dibanding satu bulan sebelumnya. Menurut hasil mengamatan sebelumnya, telah tertelihat keluarnya uap panas dari reaktor tersebut.

Keputusan untuk mengaktifkan kembali reaktor nukli tersebut sempat menuai peringatan dan kecemasan dari Pemerintah Rusia. "Pengaktifan kembali reaktor tersebut menjadi perhatian utama kami, sebab keputusan itu sangat mungkin menimbulkan bencana bagi rakyat. Reaktor yang dibangun pada tahun 1986 ini dalam kondisi usang dan mengerikan," ungkap sebuah sumber diplomatik Rusia kepada kantor berita Interfax.
(esn)
Berita Terkait
Korea Selatan: 1.100...
Korea Selatan: 1.100 Tentara Korea Utara Dibantai Ukraina
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Korea Selatan Beri Sanksi...
Korea Selatan Beri Sanksi pada Korea Utara
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Utara Vs Korea Selatan
Korea Utara Hancurkan...
Korea Utara Hancurkan Lapangan Golf Milik Korea Selatan
Langka, Warga Korea...
Langka, Warga Korea Selatan Membelot ke Korea Utara
Berita Terkini
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
39 menit yang lalu
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
1 jam yang lalu
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
2 jam yang lalu
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
4 jam yang lalu
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
6 jam yang lalu
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
8 jam yang lalu
Infografis
4 Pulau Sengketa Kembali...
4 Pulau Sengketa Kembali ke Pangkuan Aceh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved