Pembunuhan 'neo-Nazi' picu gelombang protes di Yunani

Kamis, 19 September 2013 - 17:53 WIB
Pembunuhan neo-Nazi...
Pembunuhan 'neo-Nazi' picu gelombang protes di Yunani
A A A
Sindonews.com – Gelombang demonstrasi pecah di Yunani pada Kamis (19/9/2013), menyusul kematian seorang aktivis yang dicurigai sebagai neo-Nazi. Aktivis bernama Pavlos Flyssas tewas setelah ditikam dua kali di bagian jantungnya oleh seorang pria berusia 45 tahun pada Selasa malam.

Para demonstran meneriakkan kata “fasis” sebagai kecaman atas pembunuhan terhadap aktivis itu. Korban dimakamkan hari ini. Demonstrasi juga memicu bentrokan dengan polisi yang beberapa kali menembakkan gas air mata.

Seorang pria berusia 45 tahun, yang menikam Pavlos Fyssas, adalah pendukung partai sayap kanan Golden Dawn. Sikap partai itu cenderung anti-imigran. Pemerintah menyatakan, kasus itu harus dikategorikan sebagai sebuah konspirasi krimminal.

Evangelos Venizelos, kepala dari partai sosialis, PASOK, menyebut, kubu Golden Dawn patut dicurigai terlibat dalam kekerasan itu. Dia dan Perdana Menteri Yunani, Antonis Samaras telah sepakat untuk menggunakan semua kekuatan hukum guna menindak setiap kekerasan yang terorganisir.

Sementara itu, pihak Golden Dawn membantah memiliki hubungan dengan pelaku pembunuhan tersebut. ”Mereka sengsara dan celaka bukan hanya karena kebohongan, kurang ajar dan fitnah, tetapi karena mereka mengeksploitasi peristiwa tragis untuk berpolitik, untuk memenangkan suara dan untuk memisahkan masyarakat Yunani,” bunyi pernyataan Golden Dawn, seperti dikutip Reuters.

Korban penikaman itu berusia 34 tahun itu, juga dikenal sebagai rapper (penyanyi rap) dengan nama panggilan Killah P. Dia ditikam dua kali di bagian jantung, dalam perkelahian, setelah ia dan teman-teman menonton pertandingan sepak bola di sebuah kafe di Keratsini, pinggiran Athena. Beberapa saksi mata mengatakan ia dan teman-temannya dikejar oleh massa sebelum dia ditikam.
(esn)
Berita Terkait
Disidang Disiplin, Seorang...
Disidang Disiplin, Seorang Pastor Siram 7 Uskup dengan Cairan Asam
Ilmuwan Akhirnya Ungkap...
Ilmuwan Akhirnya Ungkap Sosok Ayah dari Raja Alexander Agung
Erdogan: Turki Siap...
Erdogan: Turki Siap Hadapi Berbagai Skenario di Mediterania Timur
Kuil Yunani Ribuan Tahun...
Kuil Yunani Ribuan Tahun Ditemukan dengan Harta Karun Tak Ternilai
Turki-Yunani Kembali...
Turki-Yunani Kembali Memanas, Ini Pemicunya
Yunani-Turki Bertempur...
Yunani-Turki Bertempur di Dunia Maya
Berita Terkini
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
46 menit yang lalu
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
1 jam yang lalu
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
2 jam yang lalu
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
3 jam yang lalu
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
4 jam yang lalu
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
5 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved