Militer Pakistan tak akan penuhi permintaan Taliban
Selasa, 17 September 2013 - 02:56 WIB
Militer Pakistan tak akan penuhi permintaan Taliban
A
A
A
Sindonews.com – Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan, Jenderal Ashfaq Parvez Kayani, pada Senin (16/9/2013), mengabaikan tuntutan gerilyawan Taliban. Tuntutan ini diajukan Taliban sebagai pra syarat pembicaraan damai antara Pemerintah Pakistan dengan kaum militan.
Menurut Kayani, pasukan keamanan tidak akan mengizinkan Taliban untuk memaksakan persyaratan mereka. Pernyataan itu dilayangkan Kayani satu hari setelah Taliban Pakistan menyerukan pembebasan para tahanan dan penarikan pasukan Pemerintah Pakistan dari wilayah suku.
Jika pra syarat ini disetujui Pemerintan Pakistan, barulah Taliban bersedia untuk melakukan pembicaraan damai.
"Tentara memiliki kemampuan dan kemauan untuk melakukan perlawanan terhadap teroris," kata Kayani, seperti dikutip dari Xinhua. Menurutnya, militer Pakistan menyadari, bahwa perlu memberi kesempatan perdamaian melalui proses politik.
“Tapi, tidak ada yang harus memiliki keraguan, bahwa kita akan membiarkan teroris memaksa kita untuk menerima persyaratan mereka," lanjutnya. Kayani juga memuji pengorbanan dari para perwira militer yang tewas dan terluka dalam empat tindakan terorisme selama dua hari terakhir.
Perwira tinggi militer Pakistan yang tewas akibat tindakan terorisme adalah Mayor Jenderal Sanaullah Khan, yang tewas dalam serangan bom pinggir jalan di Distrik Upper Dir, dekat perbatasan Afghanistan. Ia tewas bersama dengan perwira tentara senior lain dan seorang prajurit.
Menurut Kayani, pasukan keamanan tidak akan mengizinkan Taliban untuk memaksakan persyaratan mereka. Pernyataan itu dilayangkan Kayani satu hari setelah Taliban Pakistan menyerukan pembebasan para tahanan dan penarikan pasukan Pemerintah Pakistan dari wilayah suku.
Jika pra syarat ini disetujui Pemerintan Pakistan, barulah Taliban bersedia untuk melakukan pembicaraan damai.
"Tentara memiliki kemampuan dan kemauan untuk melakukan perlawanan terhadap teroris," kata Kayani, seperti dikutip dari Xinhua. Menurutnya, militer Pakistan menyadari, bahwa perlu memberi kesempatan perdamaian melalui proses politik.
“Tapi, tidak ada yang harus memiliki keraguan, bahwa kita akan membiarkan teroris memaksa kita untuk menerima persyaratan mereka," lanjutnya. Kayani juga memuji pengorbanan dari para perwira militer yang tewas dan terluka dalam empat tindakan terorisme selama dua hari terakhir.
Perwira tinggi militer Pakistan yang tewas akibat tindakan terorisme adalah Mayor Jenderal Sanaullah Khan, yang tewas dalam serangan bom pinggir jalan di Distrik Upper Dir, dekat perbatasan Afghanistan. Ia tewas bersama dengan perwira tentara senior lain dan seorang prajurit.
(esn)