Malala, gadis yang ditembak Taliban terima Nobel 2013

Sabtu, 07 September 2013 - 14:53 WIB
Malala, gadis yang ditembak...
Malala, gadis yang ditembak Taliban terima Nobel 2013
A A A
Sindonews.com –Malala Yousafzai, gadis Pakistan yang ditembak di bagian kepala oleh Taliban, namun berhasil diselamatkan, menerima Nobel Perdamaian Anak Internasional 2013. Saat menerima Nobel di Den Haag, Belanda, Malala bersumpah untuk terus berjuang agar anak-anak perempuan Pakistan bisa sekolah tanpa takut ancaman.

Gadis Pakistan itu, pada tahun lalu ditembak oleh Taliban di bagian kepalanya, karena gencar berkampanye untuk pendidikan anak perempuan di negaranya. Dia menjadi pusat perhatian dunia, ketika berpidato di sidang PBB yang akan melawan ancaman Taliban demi mewujudkan pendidikan anak perempuan.

Berbicara pada upacara di Den Haag, Malala mengatakan, serangan bulan Oktober tahun lalu, tidak membuatnya takut. Sebaliknya, insiden itu justru membuatnya semakin berani berkampanye untuk pendidikan anaka perempuan.

”Saya hanya satu sasaran kekerasan dari mereka,” kata Malala dalam pidato penerimaan Nobel, seperti dikutip news.com.au, Sabtu (7/9/2013). Ucapan, Malala itu merujuk pada insiden penembakan yang nyaris merenggut nyawanya, ketika peluru dari penembak Taliban menyerempet otaknya.

”Ada banyak orang lain, untuk siapa kita harus terus (berjuang). Sehingga anak-anak di seluruh dunia dapat memiliki hak untuk pergi ke sekolah,” katanya disambut tepuk tangan gemuruh.

Malala, 16, menerima hadiah Nobel, dari 2.011 pemenang Nobel Perdamaian. Pemenang lainnya, adalah jurnalis Yaman dan aktivis Tawakkol Karman. Namun, keduanya “angkat topi” kepada Malala. ”Anda pahlawan saya,” ujar kedua pemenang Nobel itu.

”Kau menangis? Tidak ada yang bisa menghentikan saya atau gadis lain untuk belajar,” puji Karman kepada Malala, yang berbicara dalam bahasa Arab. ”Peluru yang ditujukan untuk kepala Anda pada saat itu adalah tonggak dalam sejarah negara Anda,” lanjut Karman pada upacara bersejarah di gedung dekat Parlemen Belanda .

Setelah Malala ditembak, gadis Pakistan itu diberi pengobatan, dalam upaya menyelamatkan nyawanya di Inggris. Saat ini Malala tinggal di Inggris.

Nobel Anak Internasional adalah sebuah inisiatif dari KidsRights Foundation yang berbasis di Belanda. Nobel itu diluncurkan pada tahun 2005, yang dimulai dari penermaan Nobel untuk mantan pemimpin Uni Soviet, Mikhail Gorbachev.
(esn)
Berita Terkait
Ratu Belanda Maxima...
Ratu Belanda Maxima Kunjungi Indonesia, Ini Rangkaian Agendanya
Belanda Kembalikan 478...
Belanda Kembalikan 478 Harta Karun yang Pernah Dijarah saat Penjajahan ke Indonesia
Polandia Vs Belanda:...
Polandia Vs Belanda: The Oranye Menang 2-1!
Belanda Memiliki 300.000...
Belanda Memiliki 300.000 Harta Karun yang Dijarah dari Negeri Jajahan
5 Negara Bekas Jajahan...
5 Negara Bekas Jajahan Belanda, Nomor 2 Banyak yang Fasih Bahasa Jawa
Kisah Idjon Djanbi,...
Kisah Idjon Djanbi, Bule yang Jadi Komandan Pertama Kopassus
Berita Terkini
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
4 jam yang lalu
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
5 jam yang lalu
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
6 jam yang lalu
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
7 jam yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
8 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
9 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved