Hina polisi, rapper Tunisia dipenjara 21 bulan

Senin, 02 September 2013 - 18:00 WIB
Hina polisi, rapper...
Hina polisi, rapper Tunisia dipenjara 21 bulan
A A A
Sindonews.com – Seorang penyanyai rap (rapper) Tunisia telah dijatuhi hukuman 21 bulan penjara karena menghina polisi. Hukuman itu diberikan, hanya dua bulan setelah ia dibebaskan menyusul adanya protes publik.

Ala Yaacoubi, yang dikenal sebagai El Weld 15 , seperti dikutip BBC, dijatuhi hukuman dua tahun pada bulan Juni 2013 lalu, terkait lagunya yang berjudul “The Police Are Dogs”. Dalam lagunya itu, terselip lirik yang menyebut polisi harus “dibantai”.

Hukumannya ditangguhkan pada bulan Juli 2013 dan dia dibebaskan dari penjara. Tapi, penyanyi itu terus melantunkan lagu kontroversialnya.

Pengacara Yaacoubi, Ghazi Mrabet, mengatakkan, kasus yang menjerat kliennya, merupakan serangan terhadap kebebasan berekspresi.

”Saya akan berbicara dengan klien saya untuk menantang putusan ini, namun hukuman penjara menunjukkan bahwa kampanye tanpa henti terhadap kebebasan artistik, dan kebebasan berekspresi terus jalan” kata Mrabet, dikutip AFP, Senin (2/9/2013).

Mrabet mengatakan, baik dirinya maupun kliennya telah diberitahu tentang sidang terbaru. Rapper lain , Klay BBJ, juga dijatuhi hukuman bersama Weld El 15.

Meskipun rapper berusia 25 tahun itu bukan penyanyi yang sangat terkenal, namun kasusnya menjadi sorotan aktivis hak asasi manusia, blogger dan wartawan, yang menyerukan pembebasannya dari penjara.

Tunisia memilih pemerintah model Islamis moderat, setelah penggulingan ditaktor Zine al-Abidine Ben Ali, pada tahun 2011. Sejak lengsernya Ben Ali, kelompok Salafi terus berkampanye untuk menjadikan Tunisia sebagai negara yang mengatur mutlak atas kesalehan publik. Gerakan kelompok itulah yang ditentang kelompok sekuler dan liberal di Tunisia.
(esn)
Berita Terkait
Setelah PM, Presiden...
Setelah PM, Presiden Tunisia Juga Pecat Menhan dan Menteri Kehakiman
Presiden Tunisia Saied...
Presiden Tunisia Saied Tunjuk Perdana Menteri Perempuan Pertama
AS Desak Presiden Tunisia...
AS Desak Presiden Tunisia Segera Bentuk Pemerintahan yang Jujur
Presiden Tunisia Sebut...
Presiden Tunisia Sebut Negaranya Dijalankan oleh Mafia
Aksinya Dituduh Kudeta,...
Aksinya Dituduh Kudeta, Ini Jawaban Presiden Tunisia Kais Saied
Turki Kutuk ‘Kudeta’...
Turki Kutuk ‘Kudeta’ di Tunisia, Dianggap Tidak Sah dan Mengkhawatirkan
Berita Terkini
Iran Klaim Tembakkan...
Iran Klaim Tembakkan Rudal ke Arah 2 Kapal Perang AS, tapi Disangkal Amerika
25 menit yang lalu
Drone Ukraina Meledak...
Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
56 menit yang lalu
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
8 jam yang lalu
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
9 jam yang lalu
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
10 jam yang lalu
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
11 jam yang lalu
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved