Buku ini ungkap kisah Khadafi dan budak seksnya

Senin, 26 Agustus 2013 - 13:07 WIB
Buku ini ungkap kisah...
Buku ini ungkap kisah Khadafi dan budak seksnya
A A A
Sindonews.com – Wartawan Perancis, Annick Cojean, meluncurkan buku yang berisi kehidupan bekas ditaktor Libya, Muamar Khadafi dan para perempuan yang dijadikan budak seksnya. Buku itu salah satunya mengisahkan budak seks Khadafi yang masih berusia 15 tahun mengalami perkosaan berulang kali selama lima tahun.

Buku Cojean itu berjudul “Gaddafi Harem: Kisah Wanita Muda dan Penyalahgunaan Kekuasaan di Libya”. Dalam bukunya itu, Cojean menulis, kisah salah seorang korban budak seks yang dikenal sebagai Soraya. Perempuan 15 tahun, dikisahkan dijadikan budak seks Khadafi di dalam kompleks Tripoli selama lima tahun.

Soraya, yang "terpilih" sebagai salah satu “harem” Khadafi diceritakan secara vulgar untuk memenuhi hasrat mantan ditaktor Libya itu.

Saat ini, Soraya berusia 22 tahun. Dalam buku itu, seperti dikutip news.com.au,Senin (26/8/2013), Soranya bercerita, hidupnya berubah setelah Khadafi mengunjungi sekolahnya dekat kota Sirte. Ia adalah siswa yang diberi "kehormatan" memberikan karangan bunga untuk Khadafi.

Setelah itu, Soraya dipanggil ke Bab al-Azizia. Ia lantas bergabung dengan beberapa wanita muda lainnya, yang juga menjadi budak seks Khadafi. Soraya akhirnya diizinkan pulang pada tahun 2009, tapi dianggap memalukan keluarganya, karena dia melakukan hubungan seks di luar nikah.

Wartawan Le Monde itu, pergi ke Libya pada bulan Oktober tahun lalu untuk mendokumentasikan peran para perempuan dalam revolusi Libya. Wartawan itu juga melakukan investigasi klaim pemerkosaan, dan para perempuan yang dijadikan tameng perang Khadafi.

Menurut al-Monitor, Soraya bercerita, bahwa ia disiksa oleh Khadafi. Buku Cojean itu, juga menulis kisah "tangan kanan," Khadafi, Sherif Mabrouka, perempuan yang direkrut untuk memenuhi kesenangan Khadafi.

Buku itu telah terjual lebih dari 100 ribu eksemplar sejak diterbitkan dalam bahasa Perancis tahun lalu. Pada bulan depan, bukua itu akan diterjemahkan dalam bahasa Inggris. Khadafi sendiri tewas setelah ditangkap dan dipukuli oleh pasukan pemberontak pada Oktober 2011.
(esn)
Berita Terkait
Lyon Jadi Pelabuhan...
Lyon Jadi Pelabuhan Baru Jerome Boateng
Prancis Imbau Warganya...
Prancis Imbau Warganya Segera Tinggalkan Pakistan
8 Bukti Prancis Kehilangan...
8 Bukti Prancis Kehilangan Pengaruh Neokolonialisme di Afrika
Pelaku Penyanderaan...
Pelaku Penyanderaan di Bank Prancis Masuk dalam Daftar Pemantauan
Gerakan Boikot Produk...
Gerakan Boikot Produk Prancis Raih Momentum di Bangladesh
5 Alasan PM Prancis...
5 Alasan PM Prancis Sebastien Lecornu Mundur, dari Defisit Anggaran hingga Rasio Utang Capai 113 Persen
Berita Terkini
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
3 jam yang lalu
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
4 jam yang lalu
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
5 jam yang lalu
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
6 jam yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
7 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
8 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved