Israel: Rezim Suriah gunakan senjata kimia
Kamis, 22 Agustus 2013 - 02:13 WIB
Israel: Rezim Suriah gunakan senjata kimia
A
A
A
Sindonews.com – Menteri Pertahanan Israel, Moshe Yaalon, menyatakan pada Rabu (21/8/2013), bahwa Pemerintah Suriah telah menggunakan senjata kimia. Pernyataan ini mendukung klaim oposisi Suriah soal beberapa serangan mematikan di sekitar Damaskus.
"Di Suriah, rezim telah menggunakan senjata kimia dan itu bukan pertama kalinya," kata Yaalon, seperti dikutip dari AFP. "Ini adalah perjuangan hidup-mati antara rezim yang berasal dari minoritas Alawit dan oposisi yang berasal dari Muslim Sunni,” lanjutnya.
"Kami tidak melihat pertempuran akan berakhir. Bahkan, jatuhnya (Presiden Bashar) al-Assad tidak akan membuat pertempuran berhenti. Akan ada suatu penyelesaian berdarah dalam jangka panjang," kata Yaalon.
Kepala penelitian di intelijen militer Israel, Brigadir Jenderal Itai Brun, telah mengatakan pada April lalu, bahwa ia percaya rezim Suriah telah menggunakan persediaan senjata kimia dalam pertempuran melawan pemberontak.
Kelompok oposisi utama Suriah menuduh rezim Assad membantai lebih dari 1.300 orang dalam serangan senjata kimia di dekat Damaskus, Rabu. Menurut oposisi Suriah, senjata kimia yang digunakan adalah gas mematikan.
"Di Suriah, rezim telah menggunakan senjata kimia dan itu bukan pertama kalinya," kata Yaalon, seperti dikutip dari AFP. "Ini adalah perjuangan hidup-mati antara rezim yang berasal dari minoritas Alawit dan oposisi yang berasal dari Muslim Sunni,” lanjutnya.
"Kami tidak melihat pertempuran akan berakhir. Bahkan, jatuhnya (Presiden Bashar) al-Assad tidak akan membuat pertempuran berhenti. Akan ada suatu penyelesaian berdarah dalam jangka panjang," kata Yaalon.
Kepala penelitian di intelijen militer Israel, Brigadir Jenderal Itai Brun, telah mengatakan pada April lalu, bahwa ia percaya rezim Suriah telah menggunakan persediaan senjata kimia dalam pertempuran melawan pemberontak.
Kelompok oposisi utama Suriah menuduh rezim Assad membantai lebih dari 1.300 orang dalam serangan senjata kimia di dekat Damaskus, Rabu. Menurut oposisi Suriah, senjata kimia yang digunakan adalah gas mematikan.
(esn)