AS kecam penangkapan pemimpin Ikhwanul Muslimin Mesir

Rabu, 21 Agustus 2013 - 01:51 WIB
AS kecam penangkapan...
AS kecam penangkapan pemimpin Ikhwanul Muslimin Mesir
A A A
Sindonews.com – Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengecam penangkapan pemimpin Ikhwanul Muslimin, Mohammed Badie, Selasa (20/8/2013). Gedung Putih mengatakan, langkah itu berlawanan dengan komitmen militer untuk menumbuhkan "proses politik inklusif."

“Penangkapan itu adalah hal terbaru dalam serangkaian tindakan yang diambil Pemerintah Mesir yang tidak mencerminkan komitmen mereka untuk proses politik yang inklusif," ujar Juru Bicara Gedung Putih, Josh Earnest, seperti dikutip dari Reuters.

"Ini tentu adalah suatu tindakan yang bertentangan dengan sistem hukum yang terisolasi dari politik," lanjutnya. Sebelumnya, pada Selasa pihak berwenang Mesir menangkap pemimpin utama kelompok Ikhwanul Muslimin Mesir, Mohamed Badie, 70.

Penangkapan pemimpin kelompok loyalis presiden terguling Mohamed Morsi itu dianggap sebagai peningkatan tindakan keras militer Mesir. Badie ditangkap di sebuah apartemen perumahan di Nasr City, timur laut Kairo.

”Informasi datang tempat persembunyian Badie diterima aparat keamanan,” tulis kantor berita negara Mesir, sebagaimana dilansir Reuters. Akun Facebook Kementerian Dalam Negeri Mesir juga menunjukkan gambar Badie, dengan lingkaran hitam di bawah matanya.

Di situs jejaring sosial itu, Badie tampak duduk di mobil, dan diapit dua orang bertubuh hitam. Foto itu diberi judul konfirmasi penangkapan pimpinan Ikhwanul Muslimin mesir tersebut.

”(Penangkapannya untuk) melaksanakan keputusan jaksa penuntut umum, melalui informasi yang dikumpulkan, dan pantauan jejak Badie. Kemungkinan dia akan dikenai tuduhan tindak pidana,” tulis kantor berita itu lagi.

Badie didakwa pada bulan Juli 2013, dengan tuduhan menghasut demonstran untuk melakukan pembunuhan. Tak hanya Badie yang didakwa, tapi juga dua wakilnya yang akan menjalani sidang pada 25 Agustus 2013.
(esn)
Berita Terkait
Amerika Serikat Pulangkan...
Amerika Serikat Pulangkan Sarkofagus Kuno ke Mesir
Amerika Serikat Kembalikan...
Amerika Serikat Kembalikan 17.000 Artefak Kuno yang Dijarah ke Irak
Warga AS Dituduh Selundupkan...
Warga AS Dituduh Selundupkan Ratusan Artefak Mesir Melalui Bandara JFK
AS: Tidak Ada Indikasi...
AS: Tidak Ada Indikasi Mesir Menyediakan Persenjataan ke Rusia
Blinken Sebut AS dan...
Blinken Sebut AS dan Mesir Bekerja untuk Memastikan Palestina-Israel Hidup dengan Aman
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Berita Terkini
Maroko Tandatangani...
Maroko Tandatangani Perjanjian dengan Dewan Perdamaian untuk Gabung Pasukan Internasional Gaza
40 menit yang lalu
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
3 jam yang lalu
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
3 jam yang lalu
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
4 jam yang lalu
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
5 jam yang lalu
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
5 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved