Protes kekerasan di Mesir, ribuan demonstran Turki turun ke jalan
Jum'at, 16 Agustus 2013 - 22:40 WIB
Protes kekerasan di Mesir, ribuan demonstran Turki turun ke jalan
A
A
A
Sindonews.com – Ribuan demonstran di Turki turun ke jalan-jalan utama di dua kota terbesar di negara itu untuk melancarkan protes atas aksi kekerasan di Mesir. Ribuan umat Muslim Turki pada Jumat (16/8/2013), turun ke jalan untuk memprotes tindakan keras keamanan terhadap pendukung presiden terguling Mohamed Morsi yang mengakibatkan ratusan orang tewas.
Seperti dilaporkan Reuters, di Ibu Kota Ankara, sekitar 1.000 demonstran berbaris dari Masjid terbesar di kota itu setelah salat Jumat. Kerumunan massa itu mengungkapkan kemarahan mereka dan kekecewaan pada Amerika Serikat (AS) karena tidak menyebut penggulingan Morsi sebagai kudeta.
"Amerika pembunuh, keluar dari Turki," teriak para demonstran. Polisi anti huru hara Turki berdiri menonton di dekat kerumunan, tetapi tidak ada intervensi oleh pasukan keamanan. Sebagian pengunjung juga berdemo di depan Kedutaan Besar AS.
Di Istanbul, kota terbesar di Turki, ratusan pengunjuk rasa berkumpul di Distrik Eyup. Mereka menyerukan dukungan pada kalangan Muslim pendukung Morsi. Mereka melambaikan bendera Mesir, Palestina, dan bendera oposisi Suriah.
Saat ini Turki telah muncul sebagai salah satu negara yang paling keras mengkritik penggulingan Morsi oleh militer Mesir pada awal Juli silam. Perdana Menteri Turki, Recep Tayyip Erdogan telah menuduh dunia Barat menerapkan standar ganda atas penggulingan Morsi.
Seperti dilaporkan Reuters, di Ibu Kota Ankara, sekitar 1.000 demonstran berbaris dari Masjid terbesar di kota itu setelah salat Jumat. Kerumunan massa itu mengungkapkan kemarahan mereka dan kekecewaan pada Amerika Serikat (AS) karena tidak menyebut penggulingan Morsi sebagai kudeta.
"Amerika pembunuh, keluar dari Turki," teriak para demonstran. Polisi anti huru hara Turki berdiri menonton di dekat kerumunan, tetapi tidak ada intervensi oleh pasukan keamanan. Sebagian pengunjung juga berdemo di depan Kedutaan Besar AS.
Di Istanbul, kota terbesar di Turki, ratusan pengunjuk rasa berkumpul di Distrik Eyup. Mereka menyerukan dukungan pada kalangan Muslim pendukung Morsi. Mereka melambaikan bendera Mesir, Palestina, dan bendera oposisi Suriah.
Saat ini Turki telah muncul sebagai salah satu negara yang paling keras mengkritik penggulingan Morsi oleh militer Mesir pada awal Juli silam. Perdana Menteri Turki, Recep Tayyip Erdogan telah menuduh dunia Barat menerapkan standar ganda atas penggulingan Morsi.
(esn)