Taliban ancam lancarkan perang di Pakistan, jika 2 anggotanya dieksekusi

Selasa, 13 Agustus 2013 - 23:28 WIB
Taliban ancam lancarkan...
Taliban ancam lancarkan perang di Pakistan, jika 2 anggotanya dieksekusi
A A A
Sindonews.com – Otoritas Pakistan pada pekan depan akan mengeksekusi dua anggota Taliban yang saat ini mendekam di dalam penjara Pakistan. Langkah ini dikutuk oleh Taliban Pakistan dan juga diiringi ancaman akan terjadinya perang dan memicu kekerasan lebih lanjut.

Taliban menanggapi rencana eksekusi ini dengan amarah. Hal itu tergambar dalam sebuah pamflet yang didistribusikan di daerah suku Waziristan Utara dan Selatan yang berbatasan dengan Afghanistan, di mana kelompok-kelompok paling militan berdomisili.

"Jika para tahanan dieksekusi, itu akan berdampak pada deklarasi perang pada bagian (partai yang berkuasa) pemerintah PML-N," bunyi tulisan dalam pamflet yang diperoleh Reuters.

Seorang pejabat penjara senior di provinsi selatan Sindh, kepada Reuters menyatakan, bahwa empat terdakwa akan dijatuhi hukuman mati. Dari empat terdakwa itu, terdapat dua militan dari kelompok radila Suni, lashkar-i-Jhangvi. Mereka akan digantung di Penjara Sukkur antara 20 hingga 22 Agustus.

Pejabat penjara senior yang mengidentifikasi dua anggota militan itu sebagai Attaullah alias Qasim dan Mohammad Azam alias Sharif. Keduanya dijatuhi hukuman mati pada Juli 2004, setelah terbukti bersalah membunuh Ali Raza Syiah, seorang dokter di Karachi pada tahun 2001.

Pemerintah Perdana Menteri Nawaz Sharif yang baru berkuasa, kembali memberlakukan hukuman mati di negara itu, setelah lima tahun dihapuskan. Keputusan itu dikecam oleh kelompok hak asasi internasional, seperti Amnesty International.

"Kami menentang hukuman mati. Kami menuntut bahwa hukuman mati tidak boleh diberikan kepada siapa pun," kata La Rehman, kepala Komisi Hak Asasi Manusia Pakistan, kepada Reuters.
(esn)
Berita Terkait
Indonesia Kirimkan Bantuan...
Indonesia Kirimkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Pakistan
Ledakan Bom Bunuh Diri...
Ledakan Bom Bunuh Diri Dekat Pos Pemeriksaan Keamanan di Pakistan Barat
Buntut Kecelakaan Pesawat...
Buntut Kecelakaan Pesawat PIA, Pakistan Larang Terbang 262 Pilot
Gagal di Medan Perang,...
Gagal di Medan Perang, Pakistan Tuding India Dalangi Serangan Teror yang Tewaskan 5 Orang
Korban Selamat Pesawat...
Korban Selamat Pesawat PIA: Yang Saya Lihat Hanya Api
Airbus Mulai Selidiki...
Airbus Mulai Selidiki Kecelakaan Pesawat di Pakistan
Berita Terkini
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani dan Istrinya Terima Ancaman Pembunuhan
47 menit yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
2 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
2 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
3 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
4 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
5 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved