PM Kamboja desak masyarakat tidak ikut aksi protes
Sabtu, 03 Agustus 2013 - 03:33 WIB
PM Kamboja desak masyarakat tidak ikut aksi protes
A
A
A
Sindonews.com – Perdana Menteri Kamboja, Hun Sen, pada Jumat (2/8/2013), mengimbau kepada seluruh masyarakat negara itu untuk tidak mengambil bagian dalam aksi protes yang dapat diorganisir oleh partai oposisi terhadap hasil pemilihan umum.
"Saya ingin mengimbau orang untuk berpikir tentang diri mereka sendiri. Protes akan menyebabkan masalah sosial, seperti pencurian, perampokan, dan pengangguran," kata Hun Sen ketika ia mengunjungi beberapa petani di provinsi Kandal selatan.
Menurut Hun Sen, partai oposisi memiliki pendukung untuk memprotes hasil pemilu, sementara partainya juga memiliki pendukung yang mendukung hasil pemilu yang dilangsungkan pada akhir pekan lalu.
"Anda telah mengancam untuk memprotes beberapa kali sehari, apakah Anda berpikir tentang hak-hak orang lain?" Tanya Hun Sen. "Kami memiliki hak yang sama." Perdana Menteri mendesak warga Kamboja untuk fokus pada kehidupan sehari-hari mereka, dibanding ikut dalam aksi protes.
"Pemilu sudah berakhir, saya ingin menarik semua orang dengan segala kecenderungan politik untuk berteman dengan satu sama lain, tidak melakukan diskriminasi terhadap satu sama lain," katanya. "Para politisi harus mengakhiri perselisihan satu sama lain, karena pada akhirnya mereka akan duduk bersama di parlemen," lanjut Hun Sen, seperti dikutip dari Xinhua.
"Saya ingin mengimbau orang untuk berpikir tentang diri mereka sendiri. Protes akan menyebabkan masalah sosial, seperti pencurian, perampokan, dan pengangguran," kata Hun Sen ketika ia mengunjungi beberapa petani di provinsi Kandal selatan.
Menurut Hun Sen, partai oposisi memiliki pendukung untuk memprotes hasil pemilu, sementara partainya juga memiliki pendukung yang mendukung hasil pemilu yang dilangsungkan pada akhir pekan lalu.
"Anda telah mengancam untuk memprotes beberapa kali sehari, apakah Anda berpikir tentang hak-hak orang lain?" Tanya Hun Sen. "Kami memiliki hak yang sama." Perdana Menteri mendesak warga Kamboja untuk fokus pada kehidupan sehari-hari mereka, dibanding ikut dalam aksi protes.
"Pemilu sudah berakhir, saya ingin menarik semua orang dengan segala kecenderungan politik untuk berteman dengan satu sama lain, tidak melakukan diskriminasi terhadap satu sama lain," katanya. "Para politisi harus mengakhiri perselisihan satu sama lain, karena pada akhirnya mereka akan duduk bersama di parlemen," lanjut Hun Sen, seperti dikutip dari Xinhua.
(esn)