Partai oposisi Pakistan boikot pemilihan presiden

Jum'at, 26 Juli 2013 - 22:24 WIB
Partai oposisi Pakistan...
Partai oposisi Pakistan boikot pemilihan presiden
A A A
Sindonews.com – Partai oposisi utama Pakistan pada Jumat (26/7/2013), mengumumkan memboikot pemilihan presiden. Langkah ini dilakukan sebagai protes terhadap perubahan tanggal pemilu.

Komisi Pemilihan Pakistan sebelumnya telah menetapkan 6 Agustus sebagai hari pemilihan presiden, namun Mahkamah Agung memerintahkan pemilu akan diselenggarakan pada 30 Juli. Dimajukannya tanggal ini didasari pada permintaan oleh Liga Muslim Pakistan (PML-N).

PML-N telah melobi pengadilan untuk mengubah tanggal pemungutan suara, dengan alasan bahwa banyak anggota parlemen akan berada di Arab Saudi pada Agustus untuk melakukan ibadah di bulan suci Ramadan dan akan kehilangan hak pemungutan suara.

Partai oposisi Rakyat Pakistan (PPP) keberatan dengan putusan pengadilan itu. PPP mengatakan, bahwa pengadilan mengeluarkan keputusan hanya berdasar pada satu sisi. Akibatnya, calon presiden yang diusung PPP, Senator Raza Rabbani, mengumumkan boikot.

"Keputusan pengadilan sepihak, dan menyebabkan kami tak memiliki pilihan, selain memboikot pemilihan presiden dan proses pemilihan ini," kata Rabbani. Menurutnya, dengan keputusan pengadilan itu, menjadi tidak mungkin baginya untuk menjalankan kampanye pemilu hanya dalam beberapa hari.
(esn)
Berita Terkait
Indonesia Kirimkan Bantuan...
Indonesia Kirimkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Pakistan
Ledakan Bom Bunuh Diri...
Ledakan Bom Bunuh Diri Dekat Pos Pemeriksaan Keamanan di Pakistan Barat
Buntut Kecelakaan Pesawat...
Buntut Kecelakaan Pesawat PIA, Pakistan Larang Terbang 262 Pilot
Gagal di Medan Perang,...
Gagal di Medan Perang, Pakistan Tuding India Dalangi Serangan Teror yang Tewaskan 5 Orang
Airbus Mulai Selidiki...
Airbus Mulai Selidiki Kecelakaan Pesawat di Pakistan
Korban Selamat Pesawat...
Korban Selamat Pesawat PIA: Yang Saya Lihat Hanya Api
Berita Terkini
Israel Ingin Bangun...
Israel Ingin Bangun Kekuatan Militer di Gaza, Hamas: Zionis Ingin Pecah Belah Rakyat Palestina
2 jam yang lalu
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
3 jam yang lalu
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat, Rekor Khomeini Belum Terpecahkan
4 jam yang lalu
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
4 jam yang lalu
4 Alasan Wapres Filipina...
4 Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Terancam Dimakzulkan, Konflik dengan Presiden hingga Terjerat Skandal Korupsi
5 jam yang lalu
Menhan Israel Ancam...
Menhan Israel Ancam Bunuh Para Pemimpin Iran Pengganti Khamenei
6 jam yang lalu
Infografis
8 Agenda Prioritas Presiden...
8 Agenda Prioritas Presiden Prabowo Subianto di 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved