AS kutuk keras pembunuhan politisi di Tunisia

Jum'at, 26 Juli 2013 - 02:19 WIB
AS kutuk keras pembunuhan...
AS kutuk keras pembunuhan politisi di Tunisia
A A A
Sindonews.com – Amerika Serikat (AS) mengecam keras pembunuhan politisi oposisi Tunisia, Mohamed Brahmi dan menyerukan penyelidikan menyeluruh untuk membawa mereka yang bertanggung jawab ke pengadilan.

"Ini bukan pembunuhan politik pertama sejak revolusi Tunisia dan tidak ada pembenaran untuk tindakan keterlaluan dan pengecut seperti di Tunisia yang demokratis," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Marie Harf, Kamis (25/7/2013).

"Kami mendesak pemerintah Tunisia untuk segera melakukan investigasi transparan dan profesional untuk memastikan bahwa para pelaku dibawa ke pengadilan pada waktu yang tepat," tambahnya, seperti dikutip dari Reuters.

Sementara itu, organisasi buruh terbesar di Tunisia, UGTT, mengaku akan mengadakan pemogokan umum pada Jumat (26/7/2013), untuk memprotes pembunuhan Brahmi.

"Kantor eksekutif UGTT memutuskan untuk menggelar mogok umum. Ini akan menjadi pemogokan politik dalam membela Tunisia dan untuk memprotes ini pembunuhan politik baru," kata Sami Tahri, Juru Bicara UGTT.

Sebelumnya, sebuah pemogokan umum diselenggarakan pada 8 silam, dua hari setelah pembunuhan tokoh oposisi negara itu, Chokri Belaid.
(esn)
Berita Terkait
Presiden Tunisia Saied...
Presiden Tunisia Saied Tunjuk Perdana Menteri Perempuan Pertama
Setelah PM, Presiden...
Setelah PM, Presiden Tunisia Juga Pecat Menhan dan Menteri Kehakiman
AS Desak Presiden Tunisia...
AS Desak Presiden Tunisia Segera Bentuk Pemerintahan yang Jujur
Presiden Tunisia Sebut...
Presiden Tunisia Sebut Negaranya Dijalankan oleh Mafia
Aksinya Dituduh Kudeta,...
Aksinya Dituduh Kudeta, Ini Jawaban Presiden Tunisia Kais Saied
Tunisia Dilaporkan Tangkap...
Tunisia Dilaporkan Tangkap 1.000 Orang dalam Kerusuhan Selama 6 Malam
Berita Terkini
2 Tentara AS Tewas Dirudal...
2 Tentara AS Tewas Dirudal Iran, Anggota DPR Iran: Silakan Melarikan Diri
49 menit yang lalu
The Wall Street Journal...
The Wall Street Journal Ungkap Kemampuan Rudal Iran Lebih Unggul Dibandingkan Pertahanan Udara AS
1 jam yang lalu
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap Psikologi Presiden Trump Lebih Penting Dibandingkan Biaya Politik
3 jam yang lalu
Khawatir Asia Timur...
Khawatir Asia Timur Jadi Medan Perang, Menhan Jepang: Senjata Nuklir Tak Bisa Dihindari
4 jam yang lalu
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
5 jam yang lalu
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
6 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved