Nyawa Malala terancam jika pulang ke Pakistan

Kamis, 18 Juli 2013 - 15:58 WIB
Nyawa Malala terancam...
Nyawa Malala terancam jika pulang ke Pakistan
A A A
Sindonews.com – Penyesalan dan permintaan maaf dari komandan Taliban, Adnan Rasheed dalam suratnya kepada Malala Yousafzai, 16, diragukan. Nyawa remaja Pakistan yang selamat setelah ditembak kepalanya oleh Taliban itu, diyakini terancam, jika pulang ke negaranya.

Demikian disampaikan direktur riset pada Pusat Penelitiaan Pemerintah Federal di Islamabad, Mansur Mashud. Dia yakinsurat Rasheed hanya aksi publisitas Taliban semata.

”Dia jelas ingin terkesan (bersahabat dengan) masyarakat Pakistan dan komunitas internasional,” kata Mahsud, dikutip CNN, Kamis (18/7/2013). ”Malala tidak akan aman jika dia kembali,” lanjut dia.

Menurutnya, Taliban telah lama menentang pendidikan bagi anak perempuan di Pakistan serta negara tetangganya, Afghanistan. Aksi penembakan kepala yang menimpa Malala, katanya, karena remaja itu gencar mengampanyekan agar anak perempuan Pakistan pergi ke sekolah. Malala menjadi target penyerangan Taliban, karena dianggap mewakili pemikiran Barat yang ditentang Taliban.

Malala Yousafzai yang merayakan ulang tahun ke-16-nya di forum PBB pekan lalu, menatang keberanian para pemimpin dunia untuk memberikan pendidikan gratis kepada semua anak. Remaja itu ditembak kepalanya oleh Taliban, saat perjalanan pulang dari sekolah di Lembah Swat, Pakistan, Oktober 2012 lalu.
(esn)
Berita Terkait
Indonesia Kirimkan Bantuan...
Indonesia Kirimkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Pakistan
Ledakan Bom Bunuh Diri...
Ledakan Bom Bunuh Diri Dekat Pos Pemeriksaan Keamanan di Pakistan Barat
Buntut Kecelakaan Pesawat...
Buntut Kecelakaan Pesawat PIA, Pakistan Larang Terbang 262 Pilot
Gagal di Medan Perang,...
Gagal di Medan Perang, Pakistan Tuding India Dalangi Serangan Teror yang Tewaskan 5 Orang
Airbus Mulai Selidiki...
Airbus Mulai Selidiki Kecelakaan Pesawat di Pakistan
Korban Selamat Pesawat...
Korban Selamat Pesawat PIA: Yang Saya Lihat Hanya Api
Berita Terkini
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Beruntun, Ledakan Terjadi di Mana-mana
7 menit yang lalu
Siapa Adnan Al Jumaili?...
Siapa Adnan Al Jumaili? Wakil Menteri Perminyakan Iran yang Simpan Uang Korupsi di Galon dan Ditimbun di Tanah
3 jam yang lalu
4 Makna Bendera Merah...
4 Makna Bendera Merah di Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Balas Dendam untuk Picu Perang Meluas
4 jam yang lalu
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
5 jam yang lalu
Iran Dituding Minta...
Iran Dituding Minta Jeda Serangan saat Pemakaman Khamenei, Trump: Kita Serang Lagi pada Rabu Malam
9 jam yang lalu
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
10 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Pakistan vs Afghanistan: Bak David vs Goliath
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved