Ledakan bom pinggir jalan tewaskan 4 pengunjuk rasa Irak
Jum'at, 05 Juli 2013 - 20:29 WIB
Ledakan bom pinggir jalan tewaskan 4 pengunjuk rasa Irak
A
A
A
Sindonews.com - Sebuah bom yang ditanam di pinggir jalan meledak dekat kerumunan para pengunjuk rasa di utara Ibu Kota Baghdad, Irak, Jumat (5/7/2013).
"Empat orang pengunjuk rasa tewas, sementara tiga orang lainnya terluka setelah sebuah bom meledak. Bom itu ditanam di pinggir jalan, dekat pintu masuk sebuah kamp pengunjuk rasa di Al-Haq Square, di Samarra, sekitar 120 km utara Baghdad," ungkap polisi Irak kepada Xinhua.
Sejauh ini, tidak ada kelompok yang menyatakan bertanggung jawab atas serangan tersebut. Diduga kuat dalang di balik serangan ini adalah kelompok al-Qaeda Irak.
Aksi kekerasan di Irak meningkat sejak awal 2013, bertepatan dengan maraknya aksi protes yang digelar oleh muslim Sunni yang merasa terdiskriminasi oleh pemerintah dan pasukan keamanan yang didominasi oleh pengikut Syiah.
Pasukan misi perdamaian PBB di Irak (UNAMI) melaporkan, jumlah korban tewas akibat aksi terorisme dan kekerasan di Irak sepanjang Juni mencapai 761 jiwa. Sementara jumlah korban luka-luka mencapai 1.771 orang.
Jumlah itu menunjukan penurunan dibanding Mei lalu, di mana korban tewas mencapai 1.045 jiwa, sementara korban luka-luka mencapai 2.397 jiwa. Kondisi ini memicu kekhawatiran, bahwa kelompok teroris membuat kekerasan semakin meluas.
"Empat orang pengunjuk rasa tewas, sementara tiga orang lainnya terluka setelah sebuah bom meledak. Bom itu ditanam di pinggir jalan, dekat pintu masuk sebuah kamp pengunjuk rasa di Al-Haq Square, di Samarra, sekitar 120 km utara Baghdad," ungkap polisi Irak kepada Xinhua.
Sejauh ini, tidak ada kelompok yang menyatakan bertanggung jawab atas serangan tersebut. Diduga kuat dalang di balik serangan ini adalah kelompok al-Qaeda Irak.
Aksi kekerasan di Irak meningkat sejak awal 2013, bertepatan dengan maraknya aksi protes yang digelar oleh muslim Sunni yang merasa terdiskriminasi oleh pemerintah dan pasukan keamanan yang didominasi oleh pengikut Syiah.
Pasukan misi perdamaian PBB di Irak (UNAMI) melaporkan, jumlah korban tewas akibat aksi terorisme dan kekerasan di Irak sepanjang Juni mencapai 761 jiwa. Sementara jumlah korban luka-luka mencapai 1.771 orang.
Jumlah itu menunjukan penurunan dibanding Mei lalu, di mana korban tewas mencapai 1.045 jiwa, sementara korban luka-luka mencapai 2.397 jiwa. Kondisi ini memicu kekhawatiran, bahwa kelompok teroris membuat kekerasan semakin meluas.
(esn)