Suu Kyi kecam pengetatan perkawinan perempuan Buddha

Jum'at, 21 Juni 2013 - 15:45 WIB
Suu Kyi kecam pengetatan...
Suu Kyi kecam pengetatan perkawinan perempuan Buddha
A A A
Sindonews.com - Pemimpin Oposisi Myanmar, Aung San Suu Kyi pada Jumat (21/6/2013), mengecam proposal aturan dari Biarawan Nasionalis yang membatasi pernikahan perempuan Buddha dengan laki-laki lain agama.

”Ini adalah salah satu sisi. Mengapa hanya perempuan? Anda tidak bisa memperlakukan perempuan secara tidak adil,” ujar Suu Kyi dalam wawancaranya dengan stasiun Radio Free Asia.

”Saya juga memahami bahwa ini tidak sesuai dengan hukum negara dan itu juga bukan bagian dari (hukum) agama Buddha,” kata aktivis veteran penerima Nobel Perdamaian itu. ”Ini adalah pelanggaran terhadap hak-hak perempuan dan hak asasi manusia,” lanjut Suu Kyi.

Menurut proposal aturan itu, laki-laki non-Buddhis yang ingin menikahi seorang wanita Buddhis harus mengkonversi (pindah agama) dan mendapatkan izin dari orangtuanya untuk menikah, atau (jika tidak) akan menerima risiko 10 tahun penjara.

Ide pembuatan aturan yang kontroversial itu muncul pada pertemuan baru-baru ini, di mana lebih dari 200 biksu dipanggil untuk membahas soal lonjakan kekerasan Buddha-Muslim di negara yang pernah diperintah junta militer itu.

Wirathu, biksu senior di Myanmar, mengatakan hukum itu memang diperlukan. ”Karena anak perempuan Buddhis telah kehilangan kebebasan beragama, ketika mereka menikah dengan pria Muslim,” katanya.
(esn)
Berita Terkait
Pakar PBB: Junta Myanmar...
Pakar PBB: Junta Myanmar Lakukan Kejahatan terhadap Kemanusiaan Sejak Kudeta
Sudah Bisa Ditebak,...
Sudah Bisa Ditebak, Partai Pro-militer Myanmar Menang Pemilu
PM Myanmar: Tidak Ada...
PM Myanmar: Tidak Ada Satu Kekuatan Pun yang Boleh Mengendalikan Dunia
Myanmar Akan Gelar Pemilu...
Myanmar Akan Gelar Pemilu pada Desember 2025
Terjebak Semalaman,...
Terjebak Semalaman, Demonstran Myanmar Berhasil Lolos dari Kepungan Pasukan Keamanan
Berlutut Hadang Polisi...
Berlutut Hadang Polisi Myanmar, Biarawati: Tembak Aku Saja
Berita Terkini
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
38 menit yang lalu
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
1 jam yang lalu
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
2 jam yang lalu
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
3 jam yang lalu
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
4 jam yang lalu
Rudal Iran Guncang Israel,...
Rudal Iran Guncang Israel, Trump: Netanyahu Tak Boleh Balas Dendam
5 jam yang lalu
Infografis
10 Demonstrasi Terbesar...
10 Demonstrasi Terbesar dalam Sejarah, Salah Satunya Pawai Perempuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved