Pemerintah Kuwait tak akan tolelir aksi demonstrasi

Jum'at, 14 Juni 2013 - 22:32 WIB
Pemerintah Kuwait tak...
Pemerintah Kuwait tak akan tolelir aksi demonstrasi
A A A
Sindonews.com – Pemerintah Kuwait mengeluarkan peringatan pada Jumat (14/6/2013), yang menyatakan, mereka tak akan mentolelir aksi protes tanpa izin yang dilakukan selama masa sidang Mahkamah Konstitusi (MK) yang membahas sistem pemilu baru di negara itu.

"Apapun keputusan Mahkamah Konstitusi, kita tidak akan pernah mengizinkan demonstrasi atau pawai di luar Erada Square," sebut pernyataan dari Kementerian Dalam Negeri, seperti dikutip dari Reuters.

Sidang yang digelar MK Kuwait ini akan menentukan, apakah sistem pemilu baru yang diperkenalkan penguasa negara itu bersifat konstitusional atau tidak. “Setiap demonstran yang melanggar hukum akan ditangani dengan "Tegas",” lanjut pernyataan itu.

Pada Oktober tahun lalu, penguasa Kuwwait, Sheikh Sabah al-Ahmad al-Sabah mengubah aturan pemungutan suara dalam pemilihan umum di negara itu. Perubahan ini dilakukan al-Sabah, hanya enam pekan sebelum digelarnya pemilu.

Akibatnya, politisi dari partai oposisi memboikot pemilu dan pada malam pemilihan, puluhan ribu warga Kuwait melakukan aksi protes terhadap keputusan tersebut. Kubu oposisi mengatakan, keputusan itu adalah upaya untuk menghentikan oposisi untuk membentuk mayoritas atau blok di parlemen.
(esn)
Berita Terkait
Dunia Berduka, Emir...
Dunia Berduka, Emir Kuwait Meninggal Dunia
Mengenang Emir Kuwait...
Mengenang Emir Kuwait Sheikh Sabah, Sang Pembela Persatuan Arab
Emir Kuwait Baru Tegaskan...
Emir Kuwait Baru Tegaskan Lagi Dukungan untuk Palestina
Kuwait Melepas Mendiang...
Kuwait Melepas Mendiang Sheikh Sabah, Emir Baru Resmi Dilantik
Sheikh Meshal Ditunjuk...
Sheikh Meshal Ditunjuk sebagai Emir Baru Kuwait
Siapa Syekh Meshal al-Ahmad...
Siapa Syekh Meshal al-Ahmad al-Sabah? Emir Baru Kuwait dengan Gaya Kepemimpinan Militer
Berita Terkini
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
7 jam yang lalu
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
9 jam yang lalu
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
9 jam yang lalu
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
10 jam yang lalu
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
11 jam yang lalu
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
13 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved