Paman pelaku bom Boston minta ponakannya menyerah

Jum'at, 19 April 2013 - 23:52 WIB
Paman pelaku bom Boston...
Paman pelaku bom Boston minta ponakannya menyerah
A A A
Sindonews.com – Ruslan Tsarni, paman dari dua tersangka pelaku bom Boston, Tamerlan Tsarnaev (26) dan Dzhokhar Tsarnaev (19), mengaku sangat marah dengan tindakan kedua keponakannya itu. Bahkan, Tsarni menyebut Tamerlan dan Dzokhar sebagai “pecundang”.

Saat ini, Tamerlan telah tewas dalam baku tembak dengan polisi di wilayah Watertown, pinggiran barat Boston, Jumat (19/4/2013) dini hari. Namun, Dzhokhar berhasil melarikan diri dan masih buron hingga saat ini.

Karenanya, Tsarni meminta Dzokhar untuk segera menyerahkan diri pada aparat keamanan. "Jika kau masih hidup, segeralah menyerahkan diri dan meminta pengampunan dari para korban," kata Tsarni di depan wartawan dalam konferensi pers di luar Montgomery County, Maryland, kediamannya.

Menurut Tsarni, kelakuan dua ponakannya itu telah membuat malu keluarga kakaknya dan saudara-saudara muslim yang datang dari Chechnya ke AS. Tsarni sendiri telah lama tidak bertemu dengan Tamerlan dan Dzhokhar. Terakhir kali mereka bertemu adalah pada 2005 silam.

"Kau telah memberi malu pada seluruh keluarga kami. Bahkan, tidak hanya keluarga kami dan keluarga Tsarnaev, kalian juga telah memberikan rasa malu bagi seluruh etnis Chechnya," kata Tsarni, seperti dikutip dari CNN.

Hingga kini, polisi masih terus melakukan pencarian pada Dzhokhar. Ribuan aparat lokal dan federal disebar di pelosok barat Kota Boston. Untuk memudahkan pencarian dan menghindari terjadinya hal-hal tak diinginkan, aktivitas di wilayah barat Kota Boston untuk sementara dihentikan.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
8 menit yang lalu
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
1 jam yang lalu
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
1 jam yang lalu
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
2 jam yang lalu
2 Jenderal Militer Ditangkap...
2 Jenderal Militer Ditangkap karena Korupsi Proyek Senilai Rp1,2 Triliun
3 jam yang lalu
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
3 jam yang lalu
Infografis
China Uji Coba Bom Hidrogen...
China Uji Coba Bom Hidrogen Hasilkan Suhu 1.000 Derajat Celsius
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved