Pelaku bom Boston adalah dua saudara kandung

Jum'at, 19 April 2013 - 20:32 WIB
Pelaku bom Boston adalah...
Pelaku bom Boston adalah dua saudara kandung
A A A
Sindonews.com – Identitas pelaku bom di Boston Marathon telah terkuak. Dua tersangka itu adalah Tamerlan Tsarnaev (26) dan Dzhokhar Tsarnaev (19). Keduanya adalah saudara kandung yang berasal dari sebuah daerah di Rusia yang berdekatan dengan Chechnya.

Tamerlan, sang kakak, telah tewas dalam baku tembak dengan polisi pada Jumat (19/4/2013) dini hari waktu setempat di wilayah Waterworn, pinggiran barat Kota Boston. Seperti dikutip dari independent, paman kedua kakak adik ini telah mengkonfirmasi, bahwa tersangka yang tewas adalah Tamerlan.

Ruslan Tsarni, seorang warga di Montgomery Village, Maryland, mengatakan kepada Associated Press, bahwa Tsarnaev bersaudara telah menetap selama satu dekade di Amerika Serikat (AS).

Dzhokhar dilaporkan telah menempuh pendididikan di sebuah SMA di Cambridge, sebelum menerima beasiswa untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi pada 2011. Namanya muncul di daftar 45 penerima Beasiswa Cambridge City.

Dzhokhar lahir di Kyrgyzstan dan memiliki Suart Izin Mengemudi (SIM) Massachusetts, menurut pejabat yang dikutip oleh NBC News. Sedangkan Tamerlan diyakini lahir di Rusia.

Saat ini, Dzhokhar masih buron, setelah berhasil melarikan diri dalam baku tembak dengan aparat. Polisi Boston dan petugas federal AS, masih melakukan pencarian di sekitar wilayah Watertown. Untuk memperbesar kemungkinan menemukan Dzhokhar, wilayah barat Kota Boston pun dilumpuhkan.

Penduduk pinggiran barat kota Boston, termasuk lingkungan Watertown, Allston-Brighton, Cambridge, Belmont, dan Newton, diminta untuk tetap di rumah mereka. Tidak ada lalu lintas kendaraan yang diizinkan masuk atau keluar dari Watertown.

Serangan bom kembar di Boston yang dikemas dalam panci presto adalah aksi teror terburuk yang terjadi di AS, sejak serangan terhadap menara WTC di New York pada 2001 silam. Bom di Boston itu menewaskan 3 orang dan melukai 170 lainnya.


(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
4 jam yang lalu
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
5 jam yang lalu
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
6 jam yang lalu
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
7 jam yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
8 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
9 jam yang lalu
Infografis
3 Ancaman Terbesar Militer...
3 Ancaman Terbesar Militer AS, Paling Utama Adalah China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved