Lagi, drone AS tewaskan 4 militan di Pakistan
Senin, 15 April 2013 - 00:13 WIB
Lagi, drone AS tewaskan 4 militan di Pakistan
A
A
A
Sindonews.com – Setidaknya empat anggota militan tewas dalam serangan yang dilakukan pesawat tak berawak (drone) Amerika Serikat (AS) di barat laut Pakistan, Minggu (14/4/2013). Demikian dilaporkan sejumlah pejabat keamanan setempat.
Menurut para pejabat keamanan itu, serangan tersebut terjadi di Kota Datta Khel, 35 kilometer sebelah barat Miranshah, kota utama di wilayah Waziristan Utara. Wilayah ini dikenal tanpa hukum dan berbatasan dengan Afghanistan.
Selama ini, daerah itu dikenal sebagai basis Taliban dan kaum militan yang memiliki kaitan dengan Al-Qaeda. Dalam serangan itu, AS mengerahkan enam drone yang terbang di atas wilayah Kota Manzarkhel. Salah satu drone lantas menembakan dua buah rudal.
"Untuk beberapa saat, drone-drone tersebut terus melayang di atas kompleks dan kemudian satu pesawat tak berawak menembakkan dua rudal pada saat matahari terbenam," kata seorang pejabat keamanan setempat.
"Setidaknya empat militan tewas dalam serangan itu," lanjut pejabat itu. Seorang saksi mata mengatakan, bahwa rudal yang ditembakan oleh drone tersebut membakar semua mayat korban tewas. "Mayat militan terbakar hangus dan sulit untuk mengidentifikasi mereka," kata Haji Gul Badin, seorang pemilik toko lokal.
Serangan rahasia secara terbuka drone AS telah dikecam keras oleh Pemerintah Pakistan sebagai pelanggaran kedaulatan, tetapi pejabat AS percaya bahwa drone adalah senjata paling ampuh dalam perang melawan militan Islam. Seorang utusan PBB mengatakan, serangan pesawat tak berawak AS telah melanggar kedaulatan Pakistan.
Menurut para pejabat keamanan itu, serangan tersebut terjadi di Kota Datta Khel, 35 kilometer sebelah barat Miranshah, kota utama di wilayah Waziristan Utara. Wilayah ini dikenal tanpa hukum dan berbatasan dengan Afghanistan.
Selama ini, daerah itu dikenal sebagai basis Taliban dan kaum militan yang memiliki kaitan dengan Al-Qaeda. Dalam serangan itu, AS mengerahkan enam drone yang terbang di atas wilayah Kota Manzarkhel. Salah satu drone lantas menembakan dua buah rudal.
"Untuk beberapa saat, drone-drone tersebut terus melayang di atas kompleks dan kemudian satu pesawat tak berawak menembakkan dua rudal pada saat matahari terbenam," kata seorang pejabat keamanan setempat.
"Setidaknya empat militan tewas dalam serangan itu," lanjut pejabat itu. Seorang saksi mata mengatakan, bahwa rudal yang ditembakan oleh drone tersebut membakar semua mayat korban tewas. "Mayat militan terbakar hangus dan sulit untuk mengidentifikasi mereka," kata Haji Gul Badin, seorang pemilik toko lokal.
Serangan rahasia secara terbuka drone AS telah dikecam keras oleh Pemerintah Pakistan sebagai pelanggaran kedaulatan, tetapi pejabat AS percaya bahwa drone adalah senjata paling ampuh dalam perang melawan militan Islam. Seorang utusan PBB mengatakan, serangan pesawat tak berawak AS telah melanggar kedaulatan Pakistan.
(esn)