Dibebaskan, Polisi Kolombia yang diculik FARC
Sabtu, 16 Februari 2013 - 16:04 WIB
Dibebaskan, Polisi Kolombia yang diculik FARC
A
A
A
Sindonews.com - Dua polisi Kolombia yang diidentifikasi sebagai Cristian Yate dan Victor Alfonso Gonzalez, dibebaskan oleh Angkatan Bersenjata Revolusioner Kolombia (FARC), Jumat (15/2/2013). Hal ini disampaikan oleh mantan Senator Piedad Cordoba.
Cordoba mengatakan, dua polisi yang dibebaskan itu berada dalam kondis sehat dan mengucapkan terima kasih kepada pemberontak FARC karena menepati janji mereka membebaskan para sandera yang ditangkap pada Januari silam di Valle del Cauca.
"Kami ingin berterima kasih. Yang pasti, ini adalah langkah yang sangat penting menuju perdamaian di negeri ini. Kami juga ingin mengucapkan terima kasih kepada Palang Merah Internasional, serta untuk bantuan dari Pemerintah Nasional,” beber Cordoba, seperti dikutip dari Xinhua.
Para sandera itu dibebaskan beberapa jam setelah Presiden Kolombia Juan Manuel Santos mengeluarkan ultimatum agar FARC membebaskan mereka.
Mantan senator itu menambahkan, bahwa misi kemanusiaan akan melakukan perjalanan langsung ke daerah lain, di mana mereka mengharapkan kebebasan Josue Alvarez, seorang tentara yang disandera FARC di Nari pada 29 Januari silam.
Cordoba mengatakan, dua polisi yang dibebaskan itu berada dalam kondis sehat dan mengucapkan terima kasih kepada pemberontak FARC karena menepati janji mereka membebaskan para sandera yang ditangkap pada Januari silam di Valle del Cauca.
"Kami ingin berterima kasih. Yang pasti, ini adalah langkah yang sangat penting menuju perdamaian di negeri ini. Kami juga ingin mengucapkan terima kasih kepada Palang Merah Internasional, serta untuk bantuan dari Pemerintah Nasional,” beber Cordoba, seperti dikutip dari Xinhua.
Para sandera itu dibebaskan beberapa jam setelah Presiden Kolombia Juan Manuel Santos mengeluarkan ultimatum agar FARC membebaskan mereka.
Mantan senator itu menambahkan, bahwa misi kemanusiaan akan melakukan perjalanan langsung ke daerah lain, di mana mereka mengharapkan kebebasan Josue Alvarez, seorang tentara yang disandera FARC di Nari pada 29 Januari silam.
(esn)