Antisipasi protes, Bahrain kerahkan lebih banyak aparat

Jum'at, 15 Februari 2013 - 07:00 WIB
Antisipasi protes, Bahrain...
Antisipasi protes, Bahrain kerahkan lebih banyak aparat
A A A
Sindonews.com – Pihak berwenang Bahrain mengumumkan, bahwa mereka akan mengerahkan pasukan tambahan dalam beberapa hari mendatang untuk melawan setiap ancaman, menyusul munculnya serangkaian protes yang berujung pada aksi kekerasan.

Pejabat Keamanan Publik Bahrain, Mayor Jenderal Tariq Al Hassan mengatakan, bahwa pasukan keamanan mencatat beberapa insiden yang diwarnai aksi penyerangan terhadap polisi. Para demonstran juga sempat menghancurkan properti dan memblokir jalan selama protes yang diadakan pada malam ulang tahun kedua protes anti-pemerintah di Bahrain.

"Kebanyakan insiden melibatkan kelompok-kelompok kecil dari perusuh yang cepat tersebar, sebelum mereka bisa berkumpul dalam kelompok-kelompok yang lebih besar. Beberapa petugas polisi terluka," kata Hassan, seperti dikutip dari Xinhua, Kamis (14/2/2013).

Menurutnya, aksi paling brutal terjadi di Desa Daih, ketika 300 perusuh berkumpul untuk menyerang polisi dengan batu, batang baja, dan bom molotov.

"Peringatan tembakan dilepaskan, tetapi gagal untuk membubarkan kerumunan. Mereka terus maju menyerang aparat. Petugas menembakkan birdshot untuk membela diri. Setidaknya satu perusuh terluka dan beberapa waktu kemudian, seorang pemuda dinyatakan meninggal di Kompleks Medis Salmaniya," kata Hassan.

Ia menambahkan, bahwa penyelidikan segera diluncurkan atas kematian remaja yang diidentifikasi sebagai Ali Hussain Al Jazeeri dari Desa Daih. Hassan memperingatkan masyarakat agar tidak terprovokasi atas kematian remaja itu.
(esn)
Berita Terkait
Giliran Akun Medsos...
Giliran Akun Medsos Asosiasi Sepakbola Bahrain Kena Serangan Siber
Perdana Menteri Bahrain...
Perdana Menteri Bahrain Meninggal Dunia
5 Fakta Mengejutkan...
5 Fakta Mengejutkan Bahrain Adalah Sahabat Dekat Israel
Raja Bahrain Tunjuk...
Raja Bahrain Tunjuk Putra Mahkota Salman Al Khalifa sebagai PM Baru
Protes Penindasan dan...
Protes Penindasan dan Bantu AS Serang Iran, Warga Syiah Mulai Melawan di Bahrain
Ulama Terkemuka dan...
Ulama Terkemuka dan Oposisi Bahrain Tegaskan Tolak Normalisasi dengan Israel
Berita Terkini
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
2 jam yang lalu
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
5 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
6 jam yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
7 jam yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
8 jam yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
10 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved