AS desak China hindari konfrontasi dengan Jepang
Jum'at, 08 Februari 2013 - 09:00 WIB
AS desak China hindari konfrontasi dengan Jepang
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Leon Panetta mendesak China untuk menghindari konfrontasi dan mencari sebuah peluang dialog damai dengan Jepang dan negara-negara lain atas sengketa teritorial.
Kepala Pentagon itu mengatakan, ia telah meminta kepada rekan-rekannya di Beijing untuk menegosiasikan perjanjian regional untuk meredakan berbagai perselisihan wilayah laut.
Ditanya tentang ketegangan antara China dan Jepang atas Kepulauan Senkaku/Diaoyu, Panetta menyuarakan keprihatinannya. “Itu adalah jenis situasi di mana terdapat klaim teritorial yang pada akhirnya bisa keluar dari kontrol,” ujar Panetta, Kamis (7/2/2013), seperti dikutip dari Japan Today.
"Salah satu negara atau yang lainnya bisa bereaksi dengan cara yang dapat menciptakan krisis yang lebih besar," lanjutnya. Menurutnya, China, AS, dan negara-negara lain harus bekerja sama untuk mengatasi tantangan-tantangan bersama, termasuk pembajakan, bencana alam dan sengketa teritorial.
"Tapi untuk China, pada dasarnya saya mengatakan, ini adalah kepentingan Anda. Ini adalah kepentingan Anda untuk bekerja dengan negara lain dan mengatasi masalah ini. Sebab, jika Anda memiliki kepentingan di kawasan Pasifik yang akan menjadi damai dan makmur, Anda harus menjadi bagian dari itu," kata Panetta.
Menurutnya, China tak bisa menjadi negara yang mengancam negara-negara lain. “Ini tidak bisa menjadi Cina yang mengancam, yang keluar dari wilayah mereka dan menciptakan perselisihan teritorial," lanjutnya.
Kepala Pentagon itu mengatakan, ia telah meminta kepada rekan-rekannya di Beijing untuk menegosiasikan perjanjian regional untuk meredakan berbagai perselisihan wilayah laut.
Ditanya tentang ketegangan antara China dan Jepang atas Kepulauan Senkaku/Diaoyu, Panetta menyuarakan keprihatinannya. “Itu adalah jenis situasi di mana terdapat klaim teritorial yang pada akhirnya bisa keluar dari kontrol,” ujar Panetta, Kamis (7/2/2013), seperti dikutip dari Japan Today.
"Salah satu negara atau yang lainnya bisa bereaksi dengan cara yang dapat menciptakan krisis yang lebih besar," lanjutnya. Menurutnya, China, AS, dan negara-negara lain harus bekerja sama untuk mengatasi tantangan-tantangan bersama, termasuk pembajakan, bencana alam dan sengketa teritorial.
"Tapi untuk China, pada dasarnya saya mengatakan, ini adalah kepentingan Anda. Ini adalah kepentingan Anda untuk bekerja dengan negara lain dan mengatasi masalah ini. Sebab, jika Anda memiliki kepentingan di kawasan Pasifik yang akan menjadi damai dan makmur, Anda harus menjadi bagian dari itu," kata Panetta.
Menurutnya, China tak bisa menjadi negara yang mengancam negara-negara lain. “Ini tidak bisa menjadi Cina yang mengancam, yang keluar dari wilayah mereka dan menciptakan perselisihan teritorial," lanjutnya.
(esn)