Pemerintah Kolombia & FARC setuju bangun wilayah pedesaan

Sabtu, 26 Januari 2013 - 08:00 WIB
Pemerintah Kolombia...
Pemerintah Kolombia & FARC setuju bangun wilayah pedesaan
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Kolombia dan pemberontak Bersenjata Revolusioner Kolombia (FARC) mencapai konsensus pada pembangunan pedesaan. Konsesus ini dicapai dalam pembicaraan damai yang dilakukan kedua pihak, Jumat (25/1/2013).

"Kami telah mencapai konsensus awal pada reformasi daerah pedesaan, namun tetap ada beberapa perbedaan penting," kata Kepala Perunding Pemerintah Kolombia Humberto de la Calle, seperti dikutip dari Xinhua.

Dia mengatakan, bahwa diskusi tentang kepemilikan tanah harus diadakan dalam kerangka konstitusional dan bahwa upaya untuk melindungi hak-hak properti tanah yang diperoleh secara legal, tidak akan dirusak.

"Hal-hal bergerak dalam arah yang baik, karena setidaknya kita meminta perhatian pemerintah untuk salah satu dari 10 proposal kami tentang akses terhadap tanah," ujar Yesus Santrich, anggota dari tim negosiasi FARC.

Salah satu alasan utama munculnya pemberontakan yang dilakukan FARC adalah karena setengah dari lahan yang ada di Kolombia dikuasai oleh beberapa keluarga kaya di negara itu.

Menurut FARC, lambannya sikap pemerintah dan konsentrasi kepemilikan tanah, menjadi penyebab keterbelakangan di kawasan pedesaan.

Pembangunan pedesaan adalah salah satu isu utama yang dibahas dalam pembicaraan damai. Pembicaraan damai dimulai Oktober tahun lalu di Oslo dan dilanjutkan di Havana bulan ini. Pembicaraan akan dilanjutkan lagi pada 31 Januari pada Konferensi Internasional Havana Pusat.
(esn)
Berita Terkait
7 Petugas Tewas dalam...
7 Petugas Tewas dalam Serangan Bahan Peledak di Desa Huila Kolombia Barat
Mengaku Dapat Wangsit,...
Mengaku Dapat Wangsit, Keponakan Temukan Rp403 M di Bekas Rumah Escobar
Rusia Usir dan Persona...
Rusia Usir dan Persona Non Grata-kan Dua Diplomat Kolombia
Bentrok di Perbatasan...
Bentrok di Perbatasan Kolombia, Venezuela Tangkap Anggota Kartel Sinaloa
Kolombia Tangkap 10...
Kolombia Tangkap 10 Orang Terkait Penembakan Helikopter Presiden
2 Kelompok Pemberontak...
2 Kelompok Pemberontak Berebut Perdagangan Narkoba, 23 Tewas
Berita Terkini
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
2 jam yang lalu
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
3 jam yang lalu
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
4 jam yang lalu
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
5 jam yang lalu
Eks Presiden Iran Ahmadinejad...
Eks Presiden Iran Ahmadinejad Sangkal Laporan Agen Mossad Ingin Merekrutnya
6 jam yang lalu
Pertahanan Udara Arab...
Pertahanan Udara Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi
7 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved