Kapalnya karam di Filipina, AL AS didenda

Selasa, 22 Januari 2013 - 23:48 WIB
Kapalnya karam di Filipina,...
Kapalnya karam di Filipina, AL AS didenda
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Filipina menyebutkan mereka akan meberikan denda kepada kapal milik Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) yang Kamis (17/1/2013) lalu karam di perairannya. Kapal tersebut karam di wilayah yang dilindungi yang seharusnya tidak boleh dimasuki oleh kapal militer.

Kapal bernama USS Guardian tersebut karam setelah terjebak diantara gugusan terumbu karang yang dikenal dengan nama Tubbataha. Kompleks terumbu karang Tubbataha sendiri telah diakui sebagai warisan dunia oleh Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

Sebelumnya pihak berwenang di Filipina telah memepringati kapal itu ketika berlayar menuju wilayah terumbu karang. Namun pihak kapal tidak mau mendengarkan peringatan tersebut.

Peraturan yang ada di Filipina menyebutkan pihak yang memasuki wilayah terumbu karang tanpa izin dapat dikenai hukuman penjara hingga satu tahun dan hukuman denda sebesar 300 ribu peso atau setara dengan Rp71,6 juta (Rp238 per peso).

“Kami memutuskan untuk mendenda mereka,” ujar petugas terumbu karang Tubbataha Jose Lorenzo Tan, seperti dikutip AFP, Selasa (22/1/2013). Tan menyatakan, anggota AL AS yang ada di kapal tersebut hanya akan dikenai denda uang dan tidak akan dipenjara.

Pihak AL AS sendiri telah mengeluarkan permintaan maafnya atas insiden itu. Sedangkan pihak Kedutaan Besar AS di Filipina dikabarkan tidak mau berkomentar atas masalah tersebut.
(esn)
Berita Terkait
Negara-negara Asia Tenggara...
Negara-negara Asia Tenggara Sekutu Amerika Serikat
Media Amerika Serikat:...
Media Amerika Serikat: Vietnam Berisiko Gagal, Timnas Indonesia Punya Tugas Mudah
Melunak, Filipina Cabut...
Melunak, Filipina Cabut Ancaman Akhiri Pakta Militer dengan AS
Menhan Filipina Mengaku...
Menhan Filipina Mengaku Didesak China Hentikan Tinjauan Pakta Pertahanan dengan AS
AS-Filipina Gelar Pertemuan...
AS-Filipina Gelar Pertemuan Soal Perjanjian Pertahanan, China Waspada
Duterte Gantung Nasib...
Duterte 'Gantung' Nasib Perjanjian Kunjungan Pasukan AS
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
1 jam yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
6 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
6 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
7 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
8 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
9 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved