Iran optimistis pembicaraan dengan IAEA positif
Kamis, 17 Januari 2013 - 15:57 WIB
Iran optimistis pembicaraan dengan IAEA positif
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Iran yakin bahwa putaran ke-8 pembicaraan nuklir Iran dengan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) PBB akan memberikan hasil yang positif. Seperti diketahui, sehari setelah tiba di Iran, delegasi IAEA langsung menggelar pembicaraan nulir dengan pemerintah Iran, Rabu (16/1/2013).
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Ramin Mehmanparast, dalam sebuah konfrensi pers, mengatakan pertemuan tersebut sejauh ini berjalan konstruktif. Mereka berharap pertemuan selanjutnya juga akan berjalan konstruktif.
"Kami selalu siap untuk melakukan pembicaraan yang konstruktif, dan kami berharap pembicaraan kali ini akan menghasilkan hasil yang positif," ungkap Mehmanparast seperti diberitakan dalam IRNA, Kamis (17/1/2013).
Sementara itu, dalam sebuah pernyataan terpisah IAEA mengatakan hari ini mereka akan melanjutkan pembicaraan seputar program nuklir Iran, tanpa memberikan rincian agenda perundingan. Namun, IAEA tetap akan memfokuskan pada misi utama mereka yakni mencegah kemampuan Iran mengembangkan senjata nuklir.
Dalam pembicaraan putaran sebelumnnya IAEA meminta Iran untuk memberikan izin untuk mengakses mengunjungi situs militer Parchin. Inspektur IAEA, Herman Nackaerts mengatakan dia ingin Iran tidak menutupi apa yang dianggap sebagai bukti dari upaya militer Iran untuk mengembangkan senjata nuklir yang mungkin dilakukan sebelum 2003. Nackaerts dan timnya sudah mengunjungi Iran pada 14 Desember silam. Ia berharap Iran mau memberikan akses ke situs nuklir, ilmuwan, dan dokumen-dokumen yang berkaitan dengan program nuklir.
"Kami berharap bahwa kami akan diizinkan untuk pergi ke situs nuklir Parchin. Jika akses diberikan, kami akan menyambut kesempatan itu untuk melakukannya,” Kata Nackaerts. Iran sendiri tetap bersikukuh, bahwa program nuklir yang mereka kembangkan sepenuhnya untuk tujuan damai dan bukan seperti yang dituduhkan sejumlah pihak.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Ramin Mehmanparast, dalam sebuah konfrensi pers, mengatakan pertemuan tersebut sejauh ini berjalan konstruktif. Mereka berharap pertemuan selanjutnya juga akan berjalan konstruktif.
"Kami selalu siap untuk melakukan pembicaraan yang konstruktif, dan kami berharap pembicaraan kali ini akan menghasilkan hasil yang positif," ungkap Mehmanparast seperti diberitakan dalam IRNA, Kamis (17/1/2013).
Sementara itu, dalam sebuah pernyataan terpisah IAEA mengatakan hari ini mereka akan melanjutkan pembicaraan seputar program nuklir Iran, tanpa memberikan rincian agenda perundingan. Namun, IAEA tetap akan memfokuskan pada misi utama mereka yakni mencegah kemampuan Iran mengembangkan senjata nuklir.
Dalam pembicaraan putaran sebelumnnya IAEA meminta Iran untuk memberikan izin untuk mengakses mengunjungi situs militer Parchin. Inspektur IAEA, Herman Nackaerts mengatakan dia ingin Iran tidak menutupi apa yang dianggap sebagai bukti dari upaya militer Iran untuk mengembangkan senjata nuklir yang mungkin dilakukan sebelum 2003. Nackaerts dan timnya sudah mengunjungi Iran pada 14 Desember silam. Ia berharap Iran mau memberikan akses ke situs nuklir, ilmuwan, dan dokumen-dokumen yang berkaitan dengan program nuklir.
"Kami berharap bahwa kami akan diizinkan untuk pergi ke situs nuklir Parchin. Jika akses diberikan, kami akan menyambut kesempatan itu untuk melakukannya,” Kata Nackaerts. Iran sendiri tetap bersikukuh, bahwa program nuklir yang mereka kembangkan sepenuhnya untuk tujuan damai dan bukan seperti yang dituduhkan sejumlah pihak.
(esn)