UNESCO minta militer Mali & Perancis lindungi situs kuno

Selasa, 15 Januari 2013 - 22:29 WIB
UNESCO minta militer...
UNESCO minta militer Mali & Perancis lindungi situs kuno
A A A
Sindonews.com – Badan kebudayaan PBB, UNESCO mendesak pasukan Mali dan Perancis yang berperang di Mali untuk melindungi situs budaya kuno di negara itu, selama berlangsungnya serangan udara dan serangan darat.

"Saya meminta semua angkatan bersenjata untuk melakukan segala upaya guna melindungi warisan budaya dari negara yang telah rusak parah," kata Direktur Jenderal UNESCO, Irina Bokova dalam sebuah pernyataan, Selasa (15/1/2013).

Sejak akhir pekan lalu, Perancis sudah melancarkan serangan udara ke wilayah Mali yang diduduki kaum pemberontak. Militer Mali dan Perancis berupaya keras untuk mengusir kaum pemberontak dari sebelah utara Mali.

Para pemberontak telah kabur dari tiga kota utama di utara Mali, termasuk dari Timbuktu. Kota ini telah ditetapkan UNESCO sebagai sebuah situs Warisan Dunia.

Tahun lalu, kaum militan telah menghancurkan sebuah makam kuno dan pintu masuk sebuah masjid yang dibangun pada abad 15. Kaum militan muslim menganggap situs kuno ini tak ubahnya berhala dan harus dihancurkan.

"Warisan budaya Mali adalah permata yang sangat penting bagi seluruh umat manusia," kata Bokova. "Perusakan situs Warisan Dunia di Mali pada 2012, terutama makam di Timbuktu, memicu gelombang kemarahan di seluruh dunia. Ini membantu untuk meningkatkan kesadaran akan situasi kritis yang dihadapi rakyat Mali," lanjutnya.

"Intervensi militer saat ini harus melindungi rakyat dan mengamankan warisan budaya di Mali," tambah Bokova. Ia juga menyatakan, bahwa UNESCO telah memberikan peta yang menunjukkan situs warisan dunia pada para komandan militer untuk selanjutnya brosur-brosur ini diserahkan kepada tentara demi mencegah kerusakan warisan budaya.
(esn)
Berita Terkait
Tuntut Presiden Mundur,...
Tuntut Presiden Mundur, Demonstran Duduki Stasiun TV Pemerintah Mali
Sepuluh Tentara Mali...
Sepuluh Tentara Mali Tewas Setelah Disergap Militan
Diduga Pemberontakan,...
Diduga Pemberontakan, Suara Tembakan Terdengar di Kamp Militer Mali
Tersangka Pelaku Penyerangan...
Tersangka Pelaku Penyerangan Presiden Mali Meninggal dalam Tahanan
Militer Mali Berjanji...
Militer Mali Berjanji Gelar Pemilu Pasca Lakukan Kudeta
Presiden Negara-negara...
Presiden Negara-negara Afrika Barat Akan Kunjungi Mali
Berita Terkini
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
30 menit yang lalu
Mojtaba Khamenei Murka!...
Mojtaba Khamenei Murka! Kuwait dan Bahrain Dihujani Drone dan Rudal Iran
1 jam yang lalu
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
2 jam yang lalu
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
3 jam yang lalu
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
4 jam yang lalu
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
5 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved