Tersangka Pelaku Penyerangan Presiden Mali Meninggal dalam Tahanan

Selasa, 27 Juli 2021 - 18:43 WIB
loading...
Tersangka Pelaku Penyerangan...
Tersangka pelaku penyerangan Presiden Mali meninggal di tahanan. Foto/Ilustrasi/Sindonews
A A A
BAMAKO - Seorang pria yang ditahan karena berusaha menikam presiden sementara Mali pekan lalu telah meninggal di rumah sakit saat berada dalam tahanan. Kematian pelaku diumumkan langsung oleh pemerintah Mali.

Para tersangka ditahan dan penyelidikan atas serangan itu dibuka.

“Pelaku langsung diamankan aparat keamanan. Selama penyelidikan, kondisi kesehatannya memburuk,” menurut pernyataan pemerintah Mali yang dikeluarkan Minggu seperti dikutip dari AP, Selasa (27/7/2021).

Pemerintah Mali mengatakan tersangka dirawat di rumah sakit tempat dia meninggal, menambahkan bahwa penyelidikan penyebab kematiannya akan dilakukan.

Percobaan penusukan terhadap Kolonel Assimi Goita dilakukan pada tanggal 20 Juli di Masjid Agung Ibu Kota Mali, Bamako, saat perayaan hari raya kurban umat Islam, Idul Adha. Goita, seorang kolonel pasukan khusus yang melancarkan dua kudeta dalam waktu sembilan bulan dan sekarang menjadi pemimpin transisi Mali, tidak terluka dalam serangan itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
Presiden Ini Rela Potong...
Presiden Ini Rela Potong Gaji 50% usai Dituntut Lengser oleh Rakyat
Siapa Laura Fernandez?...
Siapa Laura Fernandez? Presiden Baru Kosta Rika yang Ingin Jadi Perisai AS di Amerika Latin
Dibantu Tentara Rusia,...
Dibantu Tentara Rusia, Mali Sukses Gagalkan Kudeta Militer
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Duh, AS-Iran Saling...
Duh, AS-Iran Saling Serang Lagi Gara-Gara Salah Menafsirkan MoU Perjanjian Damai
Rekomendasi
Lippo Hibahkan Lahan...
Lippo Hibahkan Lahan untuk 141 Ribu Rumah di Meikarta, Percepat Program 3 Juta Rumah
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
DEPO Tebar Dividen Rp10,2...
DEPO Tebar Dividen Rp10,2 Miliar, Fokus Perluas Ekspansi Bisnis
Berita Terkini
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved