Georgia bebaskan 3.000 tahanan

Senin, 14 Januari 2013 - 17:22 WIB
Georgia bebaskan 3.000...
Georgia bebaskan 3.000 tahanan
A A A
Sindonews.com – Sekitar 3.000 orang tahanan dibebaskan dari Penjara Gldani di Ibu Kota Tbilisi, Georgia, Minggu (13/1/2013) malam. Pembebasan tersebut terjadi, setelah Parlemen Georgia yang didominasi oleh pendukung Perdana Menteri Bidzina Ivanishvili setuju mengesahkan undang-undang pengampunan untuk pembebasan ribuan tahanan, termasuk 190 tahanan politik.

"Hari ini merupakan hari yang sangat bersejarah. Penganiayaan yang dilakukan kepada sejumlah orang yang ditahan karena alasan politik, kini telah berakhir," ungkap Ucha Nanuashvili, anggota Parlemen Georgia yang ditugaskan menyelidiki pelanggaran hak asasi manusia, seperti diberitakan dalam Presstv, Senin (14/1/2013).

Di luar penjara Penjara Gldani, ratusan kerabat dan teman-teman para tahanan menunggu pembebasan mereka.

Bulan lalu, Presiden Mikheil Saakashvili menentang langkah parlemen untuk membaskan para tahanan. Dia menilai, pemberian pengampunan tersebut sama saja membebaskan para penjahat. "Mereka mencoba melepaskan mata-mata Rusia dan komplotan pelaku kudeta," ungkap Saakashivili.

Namun, PM Ivanishvili memiliki pendapat yang berbeda. Sebagian besar tahanan yang ditahan di penjara Gladani telah diperlakukan tidak adil, mereka telah mengalami sejumlah penyiksaan.
(esn)
Berita Terkait
Massa Anti-LGBT Serbu...
Massa Anti-LGBT Serbu Festival Pride di Ibu Kota Georgia
Rusia: Klaim Moskow...
Rusia: Klaim Moskow Hendak Habisi Jurnalis Georgia Absurd
Tolak RUU Agen Asing...
Tolak RUU Agen Asing Gaya Rusia, Demonstran Kepung Parlemen Georgia
Kasus Pertama ChatGPT,...
Kasus Pertama ChatGPT, Digugat karena Pencemaran Nama Baik di Georgia
Gasak Georgia 7-1, Alvaro...
Gasak Georgia 7-1, Alvaro Morata Yakin Spanyol Hadir di Jerman Tahun Depan
Punya 11 Anak, Mama...
Punya 11 Anak, Mama Muda Ini Masih Ingin Tambah Hingga 105
Berita Terkini
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
5 menit yang lalu
Pemimpin Tertinggi Iran...
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Peringatkan Perpecahan setelah Kekalahan Musuh di Medan Perang
1 jam yang lalu
Pesawat Nirawak Ukraina...
Pesawat Nirawak Ukraina Serang Crimea, 4 Orang Tewas, 10 Luka
2 jam yang lalu
706 Paus dan Lumba-lumba...
706 Paus dan Lumba-lumba Dibantai, Laut Ini Berubah Jadi Perairan Darah
3 jam yang lalu
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
4 jam yang lalu
AS Hendak Kerahkan Senjata...
AS Hendak Kerahkan Senjata Nuklir ke Lebih Banyak Negara NATO, Bisa Bikin Rusia Murka
5 jam yang lalu
Infografis
Rusia Tolak Mundur 3.000...
Rusia Tolak Mundur 3.000 Tentara Dikerahkan AS ke Dekat Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved