Jepang perkuat kerjasama kelauatan dengan Filipina
Kamis, 10 Januari 2013 - 16:23 WIB
Jepang perkuat kerjasama kelauatan dengan Filipina
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Luar Negeri Filipina (Menlu), Albert del Rosario dan Menlu Jepang Fumio Kishida sepakat untuk meningkatkan kerja sama di bidang kelautan. Kesepakatan tersebut tercapai setelah Kishida melakukan kunjungan kenegaraan ke Ibu Kota Manila, Filipina, Kamis (10/1/2012).
Del Rosario menyambut baik kunjungan resmi Kishida ke Manila. Dia mengatakan, Pemerintah Jepang akan terus membantu Filipina untuk memperkuat kapasitas penjagaan wilayah pantai Filipina. Langkah itu akan dicapai melalui pengembangan sumber daya manusia dan penyediaan peralatan komunikasi, termasuk kemungkinan pembelian kapal serbaguna.
"Saat situasi di wilayah strategis ini berubah. Pemerintah Filipina dan Jepang merasa perlu meningkatkan kemitraan strategis dan berbagai bentuk kerjasama. Perubahan itu dilakukan untuk menciptakan perdamian dan kesjahteraan di kawasan Asia Pasifik," ungkap Kishida seperti diberitakan dalam Xinhua.
Kishida mengatakan, dalam sebuah perundingan, Jepang sepakat untuk memberikan pinjaman kepada Filipina untuk membiayai sejumlah proyek penting. Seperti pembangunan terminal bandara baru di provinsi Bohol, Filipina tengah dan perluasan sistem transit kereta di Metro Manila. Jepang merupakan mitra perdagangan terbesar ketiga China denga total perdagangan bilateral mencapai USD 13 miliar dolar pada 2012.
Usai bertemu dengan Del Rosario, Kishada melanjutkan agenda kunjungan bertemu dengan Presiden Filipina Benigno Aquino III. Setelah mengunjungi Filipina, Kishada dijadwalkan untuk melakukan kunjungan kenegaraan ke Singapura, Brunei Darussalam, dan Australia. Kunjungan kenegaraan Kishada merupakan yang pertama sejak Shinzo Abe menjadi Perdana Menteri Jepang.
Del Rosario menyambut baik kunjungan resmi Kishida ke Manila. Dia mengatakan, Pemerintah Jepang akan terus membantu Filipina untuk memperkuat kapasitas penjagaan wilayah pantai Filipina. Langkah itu akan dicapai melalui pengembangan sumber daya manusia dan penyediaan peralatan komunikasi, termasuk kemungkinan pembelian kapal serbaguna.
"Saat situasi di wilayah strategis ini berubah. Pemerintah Filipina dan Jepang merasa perlu meningkatkan kemitraan strategis dan berbagai bentuk kerjasama. Perubahan itu dilakukan untuk menciptakan perdamian dan kesjahteraan di kawasan Asia Pasifik," ungkap Kishida seperti diberitakan dalam Xinhua.
Kishida mengatakan, dalam sebuah perundingan, Jepang sepakat untuk memberikan pinjaman kepada Filipina untuk membiayai sejumlah proyek penting. Seperti pembangunan terminal bandara baru di provinsi Bohol, Filipina tengah dan perluasan sistem transit kereta di Metro Manila. Jepang merupakan mitra perdagangan terbesar ketiga China denga total perdagangan bilateral mencapai USD 13 miliar dolar pada 2012.
Usai bertemu dengan Del Rosario, Kishada melanjutkan agenda kunjungan bertemu dengan Presiden Filipina Benigno Aquino III. Setelah mengunjungi Filipina, Kishada dijadwalkan untuk melakukan kunjungan kenegaraan ke Singapura, Brunei Darussalam, dan Australia. Kunjungan kenegaraan Kishada merupakan yang pertama sejak Shinzo Abe menjadi Perdana Menteri Jepang.
(esn)