Bom gereja tewaskan 2 warga Mesir
Senin, 31 Desember 2012 - 15:34 WIB
Bom gereja tewaskan 2 warga Mesir
A
A
A
Sindonews.com - Sedikitnya dua warga Mesir dilaporkan tewas sementara dua orang lainya menderita luka-luka dalam sebuah ledakan bom di gereja Koptik Mesir di Dafniya, kota Misrata, wilayah Barat Libya, Minggu (30/12/2012).
"Serangan tersebut menewasakan tiga orang anggota gereja yang berkebangsaan Mesir dan melukai seorang lainya," ungkap Ibrahim Rajab, anggota militer Libya yang kebetulan sedang berada dalam gereja seperti diberitakan dalam Reuters.
Namun, anggota konsul Mersir, Tareq Dahrouj mengatakan korban tewas akibat ledakan tersebut berjumlah dua orang sementara korban luka-luka berjumlah dua orang, semua korban berkebangsaan Mesir. "Bom tersebut berasal dari luar gereja, seorang yang tidak dikenal tiba-tiba melemparkan bom kedalam gereja," ungkap pejabat Misrata.
Hatem Abdel Qader, pejabat Mesir di kedutaan Tripoli, Libya mengatakan pihak rumah sakit telah mengizinkan korban korban luka - luka keluar dari rumah sakit karena keduanya hanya mengalami luka ringan. Sementara, kepolisian Misrata belum bisa memastikan siapa dalang dibalik aksi pemboman ini mereka masih mengumpulkan sejumlah bukti guna peyelidikan lebih mendalam.
Akibat serangan pemboman ini sebagian besar gedung gereja rusak parah. Serangan itu merupakan serangan pertama terhadap gereja sejak Presiden Muammar Gaddafi terguling tahun lalu.
"Serangan tersebut menewasakan tiga orang anggota gereja yang berkebangsaan Mesir dan melukai seorang lainya," ungkap Ibrahim Rajab, anggota militer Libya yang kebetulan sedang berada dalam gereja seperti diberitakan dalam Reuters.
Namun, anggota konsul Mersir, Tareq Dahrouj mengatakan korban tewas akibat ledakan tersebut berjumlah dua orang sementara korban luka-luka berjumlah dua orang, semua korban berkebangsaan Mesir. "Bom tersebut berasal dari luar gereja, seorang yang tidak dikenal tiba-tiba melemparkan bom kedalam gereja," ungkap pejabat Misrata.
Hatem Abdel Qader, pejabat Mesir di kedutaan Tripoli, Libya mengatakan pihak rumah sakit telah mengizinkan korban korban luka - luka keluar dari rumah sakit karena keduanya hanya mengalami luka ringan. Sementara, kepolisian Misrata belum bisa memastikan siapa dalang dibalik aksi pemboman ini mereka masih mengumpulkan sejumlah bukti guna peyelidikan lebih mendalam.
Akibat serangan pemboman ini sebagian besar gedung gereja rusak parah. Serangan itu merupakan serangan pertama terhadap gereja sejak Presiden Muammar Gaddafi terguling tahun lalu.
(esn)