Pemberontak Seleka masuki Kota Kaga Bandoro
Rabu, 26 Desember 2012 - 12:12 WIB
Pemberontak Seleka masuki Kota Kaga Bandoro
A
A
A
Sindonews.com - Pemberontak Republik Afrika Tengah (RAT) yang menamai diri pemberontak Seleka berhasil menguasai Kota Kaga Bandoro , 333 km dari utara Ibu Kota Bangui Selasa (25/12/2012). Langkah maju Seleka ini sempat mendapat perlawanan sengit dari pasukan pemerintah RAT yang didukung pasukan asing selama beberapa jam.
"Pemberontak menguasai Kota Kaga Bandoro setelah terlibat pertempuran sengit dengan pasukan militer RAT yang didukung oleh pasukan Chad," ungkap Rigobert Enza, pegawai negeri sipil kota Kaga Bandoro yang melarikan diri ke wilayah Selatan, Kota Sibut.
Kabar ini dibenarkan oleh pernyataan putri pejabat pemerintah setempat yang telah mendapat kabar langsung dari ayahnya. "Saya mendapat konfirmasi langsung dari ayah saya bahwa pemberontak telah menguasai wilayah kota,"
RAT adalah negara yang memiliki kekayaan mineral melipah dan merdeka pada 1960 dari Prancis. Sejak itu, negara yang berbatasan dengan Chad dan Sudan ini terus berjuang menghadapi serangan pemberontak internal.
Belum ada komentar resmi dari pemberontak Seleka dan Presiden RAT, Francois Bozize. Namun, kejatuhan kota ini membuat kekuatan pemberontak semakin kuat di wilayah Utara dan Timur RAT.
Sebelum menguasai Kota Kaga Bandoro, pemberontak Selaka mengeluh bahwa Presiden Bozizi yang mulai menjabat 2003 lalu telah gagal melaksanakan keputusan damai pada 2007 lalu.
"Pemberontak menguasai Kota Kaga Bandoro setelah terlibat pertempuran sengit dengan pasukan militer RAT yang didukung oleh pasukan Chad," ungkap Rigobert Enza, pegawai negeri sipil kota Kaga Bandoro yang melarikan diri ke wilayah Selatan, Kota Sibut.
Kabar ini dibenarkan oleh pernyataan putri pejabat pemerintah setempat yang telah mendapat kabar langsung dari ayahnya. "Saya mendapat konfirmasi langsung dari ayah saya bahwa pemberontak telah menguasai wilayah kota,"
RAT adalah negara yang memiliki kekayaan mineral melipah dan merdeka pada 1960 dari Prancis. Sejak itu, negara yang berbatasan dengan Chad dan Sudan ini terus berjuang menghadapi serangan pemberontak internal.
Belum ada komentar resmi dari pemberontak Seleka dan Presiden RAT, Francois Bozize. Namun, kejatuhan kota ini membuat kekuatan pemberontak semakin kuat di wilayah Utara dan Timur RAT.
Sebelum menguasai Kota Kaga Bandoro, pemberontak Selaka mengeluh bahwa Presiden Bozizi yang mulai menjabat 2003 lalu telah gagal melaksanakan keputusan damai pada 2007 lalu.
(esn)