Bentrok di penjara Meksiko, 17 tewas
Rabu, 19 Desember 2012 - 13:51 WIB
Bentrok di penjara Meksiko, 17 tewas
A
A
A
Sindonews.com – Bentrokan bersenjata terjadi di sebuah penjara di kota Gomez Palacio, Meksiko Utara, Selasa (18/12/2012). Dikutip dari thenews.com, akibat bentrokan ini, 11 narapidana dan 6 sipir dilaporkan tewas.
“Bentrokan meletus setelah sejumlah narapidana berusaha membobol penjara,” ujar pernyataan kantor keamanan publik di Durango, Rabu (19/12/2012). Para narapidana melakukan pemberontakan saat jam istirahat. Mereka juga berhasil merebut sejumlah senjata dari tangan penjaga.
Para narapidana lalu melepaskan tembakan ke arah menara penjara dan kantor sipir. Saat baku tembak terjadi, sejumlah narapidana mencoba melarikan diri melalui sebuah terowongan dan melompati pagar penjara.
Para penjaga yang sebelumnya hanya melepaskan tembakan peringatan ke udara, akhirnya memutuskan untuk langsung mengarahkan tembakan ke arah para narapidana. Keadaan mulai terkendali, setelah pasukan keamanan tambahan dikerahkan ke penjara tersebut.
Kerusuhan di penjara bukan kali pertama terjadi di Meksiko. Pada September lalu, 131 tahanan berhasil melarikan diri melalui pintu depan sebuah penjara di Piedras Negras, sebuah kota di dekat perbatasan Amerika Serikat.
Dalam dua tahun terakhir, 521 narapidana berhasil kabur dari 14 penjara di Meksiko. Menurut Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Meksiko, telah terjadi 352 kasus pembunuhan di dalam lembaga pemasyarakatan Meksiko.
Masih menurut Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, sekitar 60 persen dari penjara Meksiko dikendalikan oleh kelompok kejahatan terorganisir. Jumlah narapidana yang melebihi kapasitas, menjadi salah satu masalah utama di Meksiko.
“Bentrokan meletus setelah sejumlah narapidana berusaha membobol penjara,” ujar pernyataan kantor keamanan publik di Durango, Rabu (19/12/2012). Para narapidana melakukan pemberontakan saat jam istirahat. Mereka juga berhasil merebut sejumlah senjata dari tangan penjaga.
Para narapidana lalu melepaskan tembakan ke arah menara penjara dan kantor sipir. Saat baku tembak terjadi, sejumlah narapidana mencoba melarikan diri melalui sebuah terowongan dan melompati pagar penjara.
Para penjaga yang sebelumnya hanya melepaskan tembakan peringatan ke udara, akhirnya memutuskan untuk langsung mengarahkan tembakan ke arah para narapidana. Keadaan mulai terkendali, setelah pasukan keamanan tambahan dikerahkan ke penjara tersebut.
Kerusuhan di penjara bukan kali pertama terjadi di Meksiko. Pada September lalu, 131 tahanan berhasil melarikan diri melalui pintu depan sebuah penjara di Piedras Negras, sebuah kota di dekat perbatasan Amerika Serikat.
Dalam dua tahun terakhir, 521 narapidana berhasil kabur dari 14 penjara di Meksiko. Menurut Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Meksiko, telah terjadi 352 kasus pembunuhan di dalam lembaga pemasyarakatan Meksiko.
Masih menurut Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, sekitar 60 persen dari penjara Meksiko dikendalikan oleh kelompok kejahatan terorganisir. Jumlah narapidana yang melebihi kapasitas, menjadi salah satu masalah utama di Meksiko.
(esn)