Taliban serang bandara internasional, belasan orang tewas
Minggu, 16 Desember 2012 - 13:37 WIB
Taliban serang bandara internasional, belasan orang tewas
A
A
A
Sindonews.com - Sedikitnya 11 orang dilaporkan tewas saat sekelompok pria bersenjata menyerang Bandara Intenasional Bacha Khan di Peshawar, Pakistan, Sabtu (16/12/2012) malam pukul 8.30 waktu setempat.
"Sekelompok pria bersenjata menembakan sejumlah roket ke bandara dan menabrakan mobil yang mereka kendarai ke dinding luar bandara dan mencoba masuk ke dalam bandara," ungkap Mian Iftikhar Hussain, Menteri Informasi Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, seperti diberitakan Xinhua, Sabtu (16/12/2012).
Sementara itu, militer Pakistan mengatakan, baku tembak antara pasukan keamanan dan penyerang tidak terelakkan. Penyerang melepaskan lima roket dan dan sejumlah tembakan kepada petugas keamanan. Dua roket jatuh ke ladasan pacu pesawat.
Militer Pakistan menambahkan, lima orang penyerang ditemukan tewas, setelah pasukan keamanan berhasil memukul mundur para penyerang sampai ke luar gedung bandara.
"Penyerang datang dari wilayah Khyber. Serangan ini merupakan serangan balasan atas operasi penumpasan kelompok militan di wilayah kesukuan Kyber," ungkap sebuah pernyataan militer Pakistan.
Petugas bandara mengatakan, tidak ada kerusakan serius dalam serangan ini, semua aset bandara tetap aman. Namun, akibat serangan ini semua jadwal penerbangan domestik dan internasional dibatalkan.
Beberapa saat setelah serangan, kelompok militan Taliban mengkalim bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Presiden Pakistan Asif Ali Zardari dan Perdana Menteri Pakistan Raja Pervaiz Ashraf mengutuk serangan tersebut dan mengucapkan rasa belasungkawa atas jatuhnya korban tewas dalam baku tembak tersebut.
"Sekelompok pria bersenjata menembakan sejumlah roket ke bandara dan menabrakan mobil yang mereka kendarai ke dinding luar bandara dan mencoba masuk ke dalam bandara," ungkap Mian Iftikhar Hussain, Menteri Informasi Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, seperti diberitakan Xinhua, Sabtu (16/12/2012).
Sementara itu, militer Pakistan mengatakan, baku tembak antara pasukan keamanan dan penyerang tidak terelakkan. Penyerang melepaskan lima roket dan dan sejumlah tembakan kepada petugas keamanan. Dua roket jatuh ke ladasan pacu pesawat.
Militer Pakistan menambahkan, lima orang penyerang ditemukan tewas, setelah pasukan keamanan berhasil memukul mundur para penyerang sampai ke luar gedung bandara.
"Penyerang datang dari wilayah Khyber. Serangan ini merupakan serangan balasan atas operasi penumpasan kelompok militan di wilayah kesukuan Kyber," ungkap sebuah pernyataan militer Pakistan.
Petugas bandara mengatakan, tidak ada kerusakan serius dalam serangan ini, semua aset bandara tetap aman. Namun, akibat serangan ini semua jadwal penerbangan domestik dan internasional dibatalkan.
Beberapa saat setelah serangan, kelompok militan Taliban mengkalim bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Presiden Pakistan Asif Ali Zardari dan Perdana Menteri Pakistan Raja Pervaiz Ashraf mengutuk serangan tersebut dan mengucapkan rasa belasungkawa atas jatuhnya korban tewas dalam baku tembak tersebut.
(esn)