UE akan kirim 250 instruktur untuk latih tentara Mali

Selasa, 11 Desember 2012 - 13:32 WIB
UE akan kirim 250 instruktur...
UE akan kirim 250 instruktur untuk latih tentara Mali
A A A
Sindonews.com - Uni Eropa (UE) setuju untuk mengirimkan 250 instruktur untuk membantu melatih tentara Mali melawan pasukan pemberontak yang ingin mengambil alih wilayah Utara Mali.

"Para instruktur ini tidak akan bergabung dengan tentara Mali untuk bertempur melawann pemberontak," ungkap Menteri Luar Negeri UE dalam sebuah pernyataan, seperti diberitakan dalam Reuters, Selasa (11/12/2012).

Menteri Luar Negeri UE menambahkan, pelatihan ini dilakukan untuk membantu angkatan bersenjata Mali agar memiliki fungsi yang lebih efektif, menghormati aturan perang dan standar kode etik internasional.

Nantinya, para instruktur tersebut akan memberikan pelatihan dasar untuk empat batalyon tentara Mali, sekira 2.600 orang di Ibu Kota Bamako, utara Mali. Pengiriman para instruktur ini akan dilindungi oleh kekuatan militer.

Keberadaan pemberontak dan militan Mali semakin mengkhawatirkan abgi para penduduk dan pemerintah Mali. Pasalnya, kelompok bersenjata yang berkaita dengan jaringan al-Qaeda ini terus merekrut penduduk setempat, termasuk anak-anak dan tidak segan segan mendatangkan pejuang asing.

Sekretaris Jenderal PBB untuk Hak Asasi Manusia, Ivan Simonovic mengatakan, telah terjadi pelanggaran hak asasi berat di Mali. Pemberontak tidak hanya mencoba menerapkan hukum syariah, dalam waktu yang bersamaan mereka juga mengumpulkan banyak uang dari tebusan penculikan dan penjualan obat terlarang.
(esn)
Berita Terkait
UE Tangguhkan Misi Pelatihan...
UE Tangguhkan Misi Pelatihan di Mali Pasca Kudeta Militer
Buntut Kudeta Militer,...
Buntut Kudeta Militer, Uni Afrika Tangguhkan Keanggotaan Mali
Uni Afrika Desak Pembebasan...
Uni Afrika Desak Pembebasan Presiden dan Perdana Menteri Mali
Meski Banjir Kritik,...
Meski Banjir Kritik, Rusia Akan Tetap Kirim Bantuan Militer ke Mali
Uni Eropa Jamin Semua...
Uni Eropa Jamin Semua Vaksin Boleh Digunakan
Lawan Disinformasi,...
Lawan Disinformasi, Uni Eropa Bentuk Kementerian Kebenaran
Berita Terkini
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
1 jam yang lalu
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
2 jam yang lalu
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
3 jam yang lalu
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
4 jam yang lalu
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
5 jam yang lalu
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
5 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved