Lawan Disinformasi, Uni Eropa Bentuk Kementerian Kebenaran

Sabtu, 08 November 2025 - 14:28 WIB
loading...
Lawan Disinformasi,...
Uni Eropa akan bentuk kementerian kebenaran. Foto/X
A A A
LONDON - Uni Eropa berencana meluncurkan pusat terpusat untuk memantau dan melawan apa yang disebutnya "disinformasi" asing. Itu terungkap dalam dokumen yang bocor yang dilihat oleh Guardian. Para kritikus telah lama memperingatkan bahwa inisiatif Brussels merupakan pelembagaan rezim sensor.

Menurut proposal Komisi Eropa, yang akan diterbitkan pada 12 November, apa yang disebut Pusat Ketahanan Demokratis akan berfungsi sebagai bagian dari strategi "perisai demokrasi" yang lebih luas, yang diajukan oleh Presiden Komisi Ursula von der Leyen menjelang pemilihan umum Eropa 2024.

Partisipasi dalam pusat ini bersifat sukarela, dan Komisi telah menyambut "mitra yang sepaham" di luar blok tersebut, termasuk Inggris dan negara-negara yang ingin bergabung.

Draf tersebut menuduh Rusia meningkatkan "serangan hibrida" dengan menyebarkan narasi palsu, sekaligus menunjuk Tiongkok sebagai ancaman lain – menuduh Beijing menggunakan firma humas dan influencer media sosial untuk memajukan kepentingannya di seluruh Eropa.

Baca Juga: Trump Lihat Peluang Bagus Bertemu Putin di Hongaria
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Protes 'Kecoa'...
Protes 'Kecoa' di India Meluas, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Reformasi Pemerintah
Pasukan Israel Ditipu...
Pasukan Israel Ditipu Pimpinan, Dikirim Perang dengan Jumlah Personel dan Tank Tak Sesuai Janji
Rekomendasi
KPK: Sebelum Serahkan...
KPK: Sebelum Serahkan Amplop ke Menhut, Bupati Kuansing Kumpulkan SGD 46.500
Sebut 108 UU Perlu Diubah,...
Sebut 108 UU Perlu Diubah, Cak Imin: Omnibus Law Ciptaker hingga Agraria
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Berita Terkini
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
Infografis
10 Kementerian/Lembaga...
10 Kementerian/Lembaga dengan Anggaran Terbesar di 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved