Taliban Pakistan bersumpah balas dendam kematian Kasab
Kamis, 22 November 2012 - 17:18 WIB
Taliban Pakistan bersumpah balas dendam kematian Kasab
A
A
A
Sindonews.com – Taliban Pakistan mengancam akan menyerang sejumlah target di India. Ancaman ini dilontarkan Taliban, Kamis (22/11/2012), sebagai pembalasan atas hukuman gantung yang dijatuhkan Pemerintah India terhadap Mohammad Ajmal Kasab.
Kasab adalah salah satu teroris Pakistan yang melakukan penyerangan di Mumbai pada 2008 silam. Serangan itu menewaskan 166 orang. Kasab jadi satu-satunya teroris yang masih hidup dalam serangan itu. Pemerintah India menghukum gantung Kasab pada Rabu (21/11/2012).
"Kami telah memutuskan untuk menargetkan India, sebagai pembalasan atas pembunuhan Kasab," kata juru bicara Taliban, Ehsanullah Ehsan melalui telepon dari sebuah lokasi yang dirahasiakan, seperti dikutip dari the star.
Ehsan menuntut India mengembalikan jenazah Kasab. "Jika mereka tidak mengembalikan tubuhnya kepada kami atau keluarganya, kami akan menangkap warga India dan tidak akan mengembalikan tubuh mereka," lanjut Ehsan.
Taliban mengancam akan melakukan serangan “di mana saja”, di tanah India. Taliban, yang dekat dengan al Qaeda, dipandang sebagai salah satu ancaman keamanan terbesar di Pakistan dan disalahkan untuk banyak serangan bom bunuh diri di seluruh negeri.
Kasab sendiri didakwa dengan 86 pelanggaran, termasuk pembunuhan dan melancarkan perang terhadap India. Berkas dakwaan terhadap Kasab mencapai 11 ribu halaman. Eksekusi gantung pada Kasab adalah hukuman mati pertama yang dilaksanakan India sejak 2004.
Kasab adalah salah satu teroris Pakistan yang melakukan penyerangan di Mumbai pada 2008 silam. Serangan itu menewaskan 166 orang. Kasab jadi satu-satunya teroris yang masih hidup dalam serangan itu. Pemerintah India menghukum gantung Kasab pada Rabu (21/11/2012).
"Kami telah memutuskan untuk menargetkan India, sebagai pembalasan atas pembunuhan Kasab," kata juru bicara Taliban, Ehsanullah Ehsan melalui telepon dari sebuah lokasi yang dirahasiakan, seperti dikutip dari the star.
Ehsan menuntut India mengembalikan jenazah Kasab. "Jika mereka tidak mengembalikan tubuhnya kepada kami atau keluarganya, kami akan menangkap warga India dan tidak akan mengembalikan tubuh mereka," lanjut Ehsan.
Taliban mengancam akan melakukan serangan “di mana saja”, di tanah India. Taliban, yang dekat dengan al Qaeda, dipandang sebagai salah satu ancaman keamanan terbesar di Pakistan dan disalahkan untuk banyak serangan bom bunuh diri di seluruh negeri.
Kasab sendiri didakwa dengan 86 pelanggaran, termasuk pembunuhan dan melancarkan perang terhadap India. Berkas dakwaan terhadap Kasab mencapai 11 ribu halaman. Eksekusi gantung pada Kasab adalah hukuman mati pertama yang dilaksanakan India sejak 2004.
(esn)