Perancis tarik pasukan tempurnya dari Afghanistan

Selasa, 20 November 2012 - 23:47 WIB
Perancis tarik pasukan...
Perancis tarik pasukan tempurnya dari Afghanistan
A A A
Sindonews.com – Perancis menarik pasukan tempurnya dari Afghanistan, Selasa (20/11/2012). Penarikan pasukan tempur ini mengakhiri keterlibatan Perancis dalam 10 tahun perang di Afghanistan bersama pasukan NATO.

“Empat ratus tentara Prancis kembali ke Ibu Kota Afghanistan, setelah empat tahun menjalankan operasi tempur di Provinsi Kapisa dan Distrik Sarobi,” kata Juru Bicara Militer Perancis, Letnan Kolonel Guillaume Leroy.

Menurutnya, para tentara ini akan dipulangkan ke Perancis dalam beberapa hari ke depan. "Hari ini adalah akhir dari operasi militer kami. Menjelang akhir tahun, hanya akan tersisa 1.500 tentara Perancis di Afghanistan yang terlibat dalam operasi non-tempur," lanjut Leroy.

Menurutnya, 1.000 tentara yang tersisa bertugas untuk mengirim kembali seluruh peralatan militer ke Perancis dan 500 lainnya akan tetap berada di Afghanistan untuk memberikan pelatihan bagi pasukan Afghanistan yang masih minim pengalaman.

Selain Perancis, Kanada dan Belanda juga mengakhiri peran mereka dalam operasi tempur di Afghanistan. Penarikan pasukan tempur Perancis ini dikecam keras oleh NATO. Sebab, penarikan ini dilakukan dua tahun lebih cepat dari jadwal semula, yakni pada 2014.

Dalam pasukan NATO yang diterjunkan ke Afghanistan, Perancis menjadi negara terbesar kelima yang menyumbangkan pasukan. Selama perang ini, setidaknya 85 tentara Prancis tewas. NATO sendiri akan menarik seluruh pasukan pada 2014 dan menyerahkan kendali keamanan pada 350 ribu tentara dan polisi Afghanistan.
(esn)
Berita Terkait
Tawaran Suaka Prancis...
Tawaran Suaka Prancis Picu Eksodus Warga Afghanistan
Sejumlah Walikota Prancis...
Sejumlah Walikota Prancis Nyatakan Siap Tampung Pengungsi Afghanistan
Prancis Minta Afghanistan...
Prancis Minta Afghanistan Tidak Bebaskan Anggota Taliban
Prancis Desak Warganya...
Prancis Desak Warganya Tinggalkan Afghanistan di Tengah Gelombang Serangan Taliban
Seorang Guru di Prancis...
Seorang Guru di Prancis Dihukum Setelah Memuji Keberhasilan Taliban Kuasai Afghanistan
Diancam Taliban, Prancis...
Diancam Taliban, Prancis Evakuasi 5 Wanita Afghanistan ke Paris
Berita Terkini
Siapa Hamad bin Khalifa...
Siapa Hamad bin Khalifa Al Thani? Pemimpin yang Meningkatkan PDB Qatar hingga 24 Kali Lipat
24 menit yang lalu
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
3 jam yang lalu
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
4 jam yang lalu
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
5 jam yang lalu
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
6 jam yang lalu
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
7 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved