Prancis minta oposisi Suriah kirim dubes

Senin, 19 November 2012 - 12:12 WIB
Prancis minta oposisi...
Prancis minta oposisi Suriah kirim dubes
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Prancis meminta koalisi oposisi Suriah yang baru dibentuk untuk mengirimkan duta besarnya ke Paris. Meski demikian, Prancis tetap berhati-hati dalam isu pengiriman bantuan senjata untuk Suriah.

Presiden Prancis Francois Hollande bertemu pemimpin Koalisi Nasional Moazal-Khatib pada Sabtu (17/11) lalu. Setelah itu, Hollande menyatakan dia berencana mengizinkan oposisi Suriah mengirim duta besarnya. Khatib mengungkapkan oposisi bakal menunjuk seseorang sebagai duta besar Suriah untuk Prancis. Posisi dubes itu bakal diisi Monzer Makhous, seorang akademisi. Belum ada kepastian apakah dubes itu bakal ditempatkan sebelum pemerintahan transisi Suriah selesai dibentuk.

Khatib berulang kali menegaskan bahwa Koalisi Nasional berjanji membangun pemerintahan transisi dengan menempatkan sebanyak mungkin teknokrat daripada politisi. Pemerintahannya akan melibatkan semua etnis dan kelompok agama diSuriah. ”Tidak ada masalah. Koalisi masih ada. Kita akan mengumumkan beberapa kandidat untuk membentuk pemerintahan teknokrat yang bakal berkerja sama hingga rezim jatuh,”kata Khatib.

Namun, dia tampaknya hanya mendapat kemajuan kecil terkait seruannya agar Barat mempersenjatai pemberontak. Kekerasan di Suriah telah menewaskan 39.000 orang dalam 20 bulan terakhir. Hollande menganggap pemberontak Suriah membutuhkan militer yang kuat tetapi komunitas internasional harus dapat mengontrolnya. Dia menegaskan bahwa Prancis tidak dapat bertindak tanpa kesepakatan dari semua negara Uni Eropa (UE). Saat ini blok tersebut masih memberlakukan embargo pengiriman senjata.

”Perlindungan zona bebas hanya dapat dilakukan dalam kerangka kerja komunitas internasional. Saat pemerintah alternatif telah terbentuk, mereka memiliki legitimasi untuk menyerukan pelindungan dan dukungan,”kata Hollande
(esn)
Berita Terkait
Pengadilan Banding Prancis...
Pengadilan Banding Prancis Kuatkan Surat Perintah Penangkapan terhadap Presiden Assad
Serukan Bashar al-Assad...
Serukan Bashar al-Assad Diadili, Rezim Suriah Kutuk Prancis
Prancis Serang Kelompok...
Prancis Serang Kelompok Negara Islam di Suriah
Prancis Desak Israel...
Prancis Desak Israel Mundur dari Dataran Tinggi Golan Suriah
Prancis: Tak Ada Alasan...
Prancis: Tak Ada Alasan Normalisasi Hubungan dengan Rezim Assad
Pria Prancis Inilah...
Pria Prancis Inilah yang Pasok Komponen Senjata Kimia Suriah
Berita Terkini
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
1 jam yang lalu
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
2 jam yang lalu
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
3 jam yang lalu
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
4 jam yang lalu
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
5 jam yang lalu
Iran Hancurkan Depot...
Iran Hancurkan Depot Drone AS dan Pusat Kecerdasan Buatan di Bahrain
6 jam yang lalu
Infografis
Profil Emmanuel Macron,...
Profil Emmanuel Macron, Presiden Prancis yang Takut pada Istrinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved